Kompas.com - 23/06/2022, 16:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini praktik kecurangan yang dilakukan salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Serang, Banten, berhasil dibongkar pihak kepolisian.

Praktik nakal SPBU yang berada di Jalan Raya Serang-Jakarta KM 70, Lingkungan Gorda, Kecamatan Kibin itu, dilakukan dengan cara mengurangi takaran menggunakan alat khusus berupa remote control yang dikendalikan pengawas SPBU.

Dikabarkan pihak pengelola juga memodifikasi seluruh mesin dispenser dengan menambah komponen elektrik juga saklar otomatis.

“Kami melakukan penyidikan mendalam sehingga kita temukan modus operandi baru tentang penyalahgunaan penjualan BBM kepada masyarakat,” ucap Kepala Subdit 1 Indag Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah (Polda) Banten Kompol Condro Sasongko, dikutip dari Regional Kompas.com, Kamis (23/6/2022).

Baca juga: Catat, Ada Pemutihan dan Diskon Pajak Kendaraan di Depok

Parahnya lagi, praktik curang sudah dilakukan sejak 2016 sampai Juni 2022 dengan jumlah keuntungan sebesar Rp 7 miliar.

Terkait hal ini, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga Subholding Regional Jawa Bagian Barat, memberikan sanksi penutupan selama 6 bulan.

Ilustrasi SPBU Pertamina.KOMPAS/HERU SRI KUMORO Ilustrasi SPBU Pertamina.

Eko Kristiawan, Area Manager Communication, Relation & CSR Regional Jawa Bagian Barat  mengatakan, tak akan mentolerir oknum SPBU yang melakukan tindakan kecurangan seperti mengatur takaran dengan alat modif remote control yang sangat merugikan masyarakat.

“Sanksi tersebut diberikan karena ditemukan adanya kegiatan penjualan BBM dengan cara memodifikasi mesin dispenser menggunakan alat berupa remote control,” ucap Eko kepada Kompas.com, Kamis (23/6/2022).

Kasubdit 1 Indag Ditreskrimsus Polda Banten Kompol Condro Sasongko (kanan) menunjukan barang bukti dari SPBU di Kibin, Kabupaten Serang, BantenKOMPAS.COM/RASYID RIDHO Kasubdit 1 Indag Ditreskrimsus Polda Banten Kompol Condro Sasongko (kanan) menunjukan barang bukti dari SPBU di Kibin, Kabupaten Serang, Banten

"Kami mengapresiasi serta mendukung penuh tim Polda Banten yang telah melakukan penindakan terhadap kejadian ini, sehingga BBM khususnya Subsidi bisa tersalurkan dengan baik dan semestinya kepada masyarakat yang berhak,” kata Eko.

Baca juga: Mobil Listrik Mungil Lagi Tes Jalan, DFSK FenGuang Mini EV?

Pertamina mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan mengawasi penyaluran distribusi BBM bersubsidi, serta apabila menemukan indikasi kecurangan dapat melaporkan kepada aparat kepolisian maupun Pertamina Call Center 135.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.