Evaluasi Mudik 2022, Angka Kecelakaan Diklaim Turun 45 Persen

Kompas.com - 20/06/2022, 14:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Musim mudik 2022 diklaim sukses terselenggara. Salah satu indikasinya berdasarkan jumlah angka kecelakaan lalu lintas.

Menurut Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, angka kecelakaan pada musik tahun lebih rendah atau turun 45 persen dibandingkan 2019.

"Yang membanggakan adalah kecelakaan lalu lintas turun. Terima kasih pak Kakorlantas sudah melakukan enforcement dan ini juga diikuti dengan penurunan jumlah pengguna sepeda motor," ucap Budi dalam rapat bersama Komisi V DPR, Senin (20/6/2022).

Baca juga: Viral Video Mobil Tabrak Wanita dan Balita, Diduga Salah Injak Pedal

Berdasarkan paparan dalam rapat, tercatat korban meninggal dunia pada musim mudik 2022 turun 72 persen, korban luka berat turun 24 persen, dan sebesar 42 persen penurunan untuk korban luka ringan.

Sejumlah kendaraan pemudik melaju di Jalan Tol Palimanan-Kanci, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (27/4/2022). Uji coba sistem ganjil genap di Jalan Tol Trans-Jawa dilanjutkan hingga Gerbang Tol Kalikangkung untuk mengantisipasi peningkatan kendaraan yang akan berdampak perlambatan hingga kemacetan panjang pada arus mudik Lebaran 2022.ANTARA FOTO/DEDHEZ ANGGARA Sejumlah kendaraan pemudik melaju di Jalan Tol Palimanan-Kanci, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (27/4/2022). Uji coba sistem ganjil genap di Jalan Tol Trans-Jawa dilanjutkan hingga Gerbang Tol Kalikangkung untuk mengantisipasi peningkatan kendaraan yang akan berdampak perlambatan hingga kemacetan panjang pada arus mudik Lebaran 2022.

Menurut Budi, momen mudik tahun ini lebih menantang karena terjadi lonjakan yang cukup besar. Apalagi setelah masyarakat tak melakukan perjalanan ke kampung halaman lantaran adanya pandemi Covid-19.

Total ada dua upaya yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama instansi terkait lainnya untuk kelancaran mudik 2022. Mulai dari melakukan riset dan simulasi.

Baca juga: Efek Kecelakaan Lalu Lintas Tak Sekadar Kematian tapi Juga Kemiskinan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (25/4/2022).KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (25/4/2022).

"Pertama riset, itu kita sangat kaget karena jumlahnya cukup besar. Tahap kedua kami lakukan simulasi sehingga melakukan upaya-upaya rekayasa lalu lintas baik one way, contraflow, pembatasan, dan ganjil genap yang baru pertama kali baru kita lakukan," ucap Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.