Bahaya Kebocoran Arus pada Kelistrikan Mobil

Kompas.com - 18/06/2022, 17:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Melakukan modifikasi mobil sebenarnya sah-sah saja dilakukan, namun bila berkaitan dengan masalah kelistrikan, risikonya cukup besar.

Modifikasi perangkat elektronik, seperti mengganti lampu, memasang head unit, dan lainnya kerap menimbulkan efek samping, salah satunya kebocoran arus.

Sebenarnya tidak hanya modifikasi, setiap kerusakan rangkaian listrik pada mobil juga dapat menyebabkan kebocoran arus. 

Baca juga: Fungsi Overdrive pada Tuas Transmisi Mobil Matik

Kebocoran arus sendiri merupakan konsumsi daya listrik yang tidak dikehendaki. Artinya, arus listrik di aki bisa terbuang sia-sia lantaran adanya rangkaian listrik tambahan atau terjadinya kerusakan pada rangkaian listrik standar.

Bahkan dalam kondisi mesin mati, atau kunci kontak dicabut, rus listrik tetap berlangsung sehingga akan menguras daya aki.

Jadi tidak heran jika tiba-tiba aki drop, sehingga mobil tidak kuat starter begitu mesin akan dinyalakan.

Kondisi kabel mobil yang putus karena digigit tikus. Kejadian ini sering terjadi lantaran tikus menjadikan ruang mesin mobil sebagai sarangnya.(Ari Purnomo)Ari Purnomo Kondisi kabel mobil yang putus karena digigit tikus. Kejadian ini sering terjadi lantaran tikus menjadikan ruang mesin mobil sebagai sarangnya.(Ari Purnomo)

Wawan, pemilik One Aki Ceper mengatakan, kebocoran arus kerap menjadi penyebab utama aki rusak, apalagi pada mobil yang jarang dipakai.

“Terutama untuk mobil yang jarang dipakai, maka hal itu bisa menyebabkan aki drop dan menyebabkan korosi di dalam elemen aki, semacam jamur yang bisa mengganggu sistem pengisian, jadi aki menjadi rusak karena tidak bisa menyimpan arus,” ucap Wawan kepada Kompas.com, Jumat (17/6/2022)

Sehingga, bila aki mobil tiba-tiba drop, selain memeriksa kondisinya baiknya juga baiknya juga melakukan pengecekan kebocoran arus agar masalah tersebut dapat diatasi dengan tuntas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.