Pentingnya Mengecek Kondisi Ban Cadangan Mobil

Kompas.com - 04/06/2022, 15:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Namanya juga cadangan, ban yang satu ini kerap diabaikan oleh pengguna karena jarang dipakai. Padahal, dengan adanya unit cadangan maka keamanan dan kenyamanan saat berekendara menjadi lebih terjaga.

Bayangkan saja jika tidak ada ban cadangan, atau ada tapi kondisinya tidak prima, maka ketika terjadi ban pecah atau bocor di jalan, pengendara akan mengalami kesulitan ganda. Sudah mobil tidak bisa jalan, harus mencari bengkel terdekat, dan lain sebagainya.

Maka kehadiran ban cadangan akan begitu terasa manfaatnya. Asal dilengkapi dengan kunci roda dan dongkrak, jadi bisa dipasang sendiri di lokasi.

Baca juga: Ban Cadangan Mobil Jangan Dipakai Terlalu Lama

“Memeriksa kondisi bagian ini perlu dilakukan, sehingga saat dibutuhkan, pengemudi sudah memiliki ban cadangan atau serep yang memang layak pakai,” kata Roni Agung, Workshop Head Body & Paint Astra International – Peugeot, beberapa waktu lalu.

Menurut Roni, pemeriksaan ban cadangan cukup mudah yakni dengan memastikan kondisi permukaan ban, kualitas ban, serta tekanan angin ban. Seperti yang diketahui, ban memiliki limit ketebalan tapak ban serta masa kadaluwarsa. Tentu saja, kualitas ban ditentukan oleh dua hal tersebut.

Ilustrasi ban mobil.Dok. Shutterstock Ilustrasi ban mobil.

Begitu juga dengan tekanan angin ban yang bisa berkurang seiring berjalannya waktu meski jarang dipakai, sehingga mengecek tekanan ban cadagan secara rutin menjadi kebutuhan bagi pengendara.

Baca juga: Ingat, Ban Cadangan Mobil Juga Perlu Dirawat

“Kalau tekanannya kurang atau habis saat ban serep diperlukan malah berisiko. Selain harus cari bengkel terdekat, ban yang kempes di dalam kabin juga rawan rusak,” kata dia.

Bahkan dia juga menyarankan untuk melebihkan pengisian angin ban sekitar 2 psi dari ketentuan pabrik. Hal ini bertujuan agar tekanan angin ban cadangan senantiasa terjaga atau tidak kurang.

Dia juga menyarankan untuk melakukan pengecekan ban cadangan minimal satu kali dalam sebulan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.