Percaya BMKG, Anies Pastikan Balapan Formula E Jakarta Tak Pakai Jasa Pawang Hujan

Kompas.com - 03/06/2022, 09:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dipastikan tidak akan menggunakan pawang hujan saat gelaran Jakarta E-Prix 2022 atau Formula E pada Sabtu (4/6/2022).

Hal ini disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta lebih memilih bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk membantu memonitor perkembangan cuaca.

“Formula E enggak ada pawang-pawangan. Kita bekerja sama dengan BMKG untuk memonitor perkembangan cuaca,” kata Anies dikutip dari Kompas.com, Kamis (2/6/2022).

Baca juga: 1.778 Personel Polda Metro Jaya Siap Amankan Formula E Jakarta 2022

Prediksi cuaca dari BMKG itu nantinya akan sangat penting untuk mengatur jalannya balapan. Jika ada hujan lebat yang turun, maka hal itu bisa diprediksi sejak dini sehingga tim pebalap bisa bersiap.

“Kami dari Pemprov DKI Jakarta selalu menggunakan ilmu pengetahuan dan data dalam bekerja,” kata Anies.

Anies melanjutkan, para pebalap Formula E juga sudah terbiasa menghadapi baik cuaca panas maupun hujan. Maka dari itu, apapun cuaca saat balap nanti tidak akan menjadi masalah.

“Bila terang kita syukuri, bila hujan kita syukuri,” ucapnya.

Foto udara lintasan Sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) yang telah diaspal di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu(13/4/2022). Pengaspalan Sirkuit Formula E sepanjang 2,4 kilometer dinyatakan telah rampung seluruhnya dan untuk penggunaannya tinggal menunggu persetujuan kelayakan dari Formula E Operation (FEO). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA Foto udara lintasan Sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) yang telah diaspal di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu(13/4/2022). Pengaspalan Sirkuit Formula E sepanjang 2,4 kilometer dinyatakan telah rampung seluruhnya dan untuk penggunaannya tinggal menunggu persetujuan kelayakan dari Formula E Operation (FEO). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

Principle HSE Consultant FEO Richard Bates mengatakan, ada beberapa skenario yang disiapkan jika hujan deras atau ekstrem melanda kawasan sirkuit Ancol.

“Jadi dari balapan, perspektif akan mengikuti event director. Tetapi untuk keamanan publik, jika ada cuaca ekstrem seperti (hujan) kita akan mengeluarkan semua orang dari grandstand,” kata Richard.

Baca juga: Cek Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini

Sementara itu, Event Director FEO Gemma Roura Serra mengatakan, balapan Formula E akan dihentikan sementara jika terjadi hujan deras. Apabila terjadi hujan berhari-hari dan tidak biasa, balapan akan dihentikan sampai kondisi memungkinkan.

“Tapi kalau hujannya biasa ya bisa lanjut,” kata Gemma.

Adapun sirkuit Formula E sendiri sudah dilengkapi dengan sistem drainase yang membuat lintasan balap mengering dengan cepat. Dengan demikian, jika hujan deras selesai lintasan bisa kembali digunakan dengan cepat.

“Jika melihat tidak begitu banyak air maka demi alasan keselamatan balapan akan berhenti. Kalau tidak ya tidak apa-apa,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.