Pengemudi Mobil Harus Tahu Bahaya Menyetir Tanpa Alas Kaki

Kompas.com - 18/05/2022, 13:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap pengemudi mobil memiliki kebiasaan dan preferensi yang berbeda saat mengemudi, salah satunya penggunaan alas kaki.

Umumnya pengemudi menggunakan alas kaki saat berkendara. Namun, ada juga pengemudi yang memilih untuk melepaskan sepatu atau nyeker saat berkendara.

Beberapa pengemudi merasa lebih nyaman untuk mengoperasikan pedal dan mendapatkan feel yang lebih baik jika melepas alas kaki. Namun, apakah kebiasaan ini aman?

Baca juga: Ingat Batas Kecepatan Berkendara di Jalan Tol

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan bahwa ada bahaya yang mengintai jika pengemudi tidak memakai alas kaki saat berkendara.

Sony menjelaskan, salah satu bahayanya adalah risiko kaki selip atau terpeleset saat menginjak pedal, khususnya buat pengemudi yang memiliki tipe kulit mudah berkeringat.

"Telapak kaki sebagian orang berkeringat, sehingga sering selip ketika menekan pedal. Selain itu, telapak yang sensitif akan terganggu ketika ada kerikil tajam, jadi menekan pedalnya tidak maksimal," ucap Sony pada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Menginjak gas pada mobilPokPak05 Menginjak gas pada mobil

Baca juga: Enggak Perlu ke Satpas, Begini Cara Perpanjang SIM Online

Tidak hanya itu, Sony menjelaskan adanya potensi bahaya cedera pada kaki. Apalagi, jika karpet mobil tersebut mengandung banyak kotoran dan bakteri.

"Ketika nyeker bisa mencederai jari atau kuku kaki, seperti saat berpindah pedal secara mendadak. Kemudian, kondisi karpet yang kotor dan adanya kuman maupun bakteri bisa membuat telapak kaki menjadi tidak sehat," ucap Sony.

Maka dari itu, Sony menyarankan pengemudi untuk selalu mengenakan alas kaki, misalnya sepatu. Sehingga, telapak kaki bisa terlindungi dan yang terpenting, bisa memperkecil potensi selip. Karena grip sepatu pada pedal lebih baik, dibandingkan saat tidak memakai alas kaki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.