Indonesia Bisa Jadi Basis Ekspor Bus Mercy

Kompas.com - 12/05/2022, 09:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), APM Mercedes Benz truk dan bus di Indonesia memiliki pabrik perakitan sasis bus dan truk di Wanaherang, Jawa Barat.

Beberapa sasis bus seperti OH 1526, OH 1626, dan 1836 serta tipe Axor sudah dirakit di Indonesia. Bahkan di 2022, akan ada tiga tipe Axor lainnya yang akan dirakit di Wanaherang.

Mengenai kabar perakitan sasis bus dan truk secara lokal, apakah mungkin ke depannya Indonesia bisa jadi basis ekspor ke negara luar?

Baca juga: Cegah Truk Nyasar, Pengusaha Harus Buat Risiko Perjalanan

Suasana perakitan di pabrik Mercedes-Benz Daimler komersial di WanaherangStoriaPhotoworks_Eric Suasana perakitan di pabrik Mercedes-Benz Daimler komersial di Wanaherang

President Director PT DCVI Jung-Woo Park percaya, di masa depan Indonesia bisa menjadi basis produksi yang baik untuk ekspor.

"Secara volume, kita terus berkembang setiap tahunnya. Saya masih percaya Indonesia bisa menjadi basis produksi yang baik untuk ekspor," ucap Jung-Woo di Jakarta belum lama ini.

Menurutnya, Indonesia punya potensi besar, seperti banyaknya suplier otomotif yang baik. Selain itu soal tenaga kerjanya juga tidak kalah dengan negara-negara lain.

Baca juga: Jadi Varian Andalan, Seberapa Mewah Fitur All New Honda HR-V SE?


"Namun ini masih pendapat saya, belum ada rencana konkrit mengenai ekspor, jadi saya belum bisa bilang kapan akan terjadi," kata Jung-Woo.

DCVI akan lebih dahulu fokus pada penjualan secara domestik. Ketika sudah kuat penjualan truk maupun bus Mercy di Indonesia, maka langkah selanjutnya adalah membuat rencana untuk mengekspor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.