Kompas.com - 07/05/2022, 11:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki arus balik, pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat dan melalui Tol Trans-Jawa harus menyiapkan beberapa hal, agar perjalanan bisa berlangsung aman.

Selain mempersiapkan kondisi fisik pengemudi dan memperhatikan kelaikan jalan kendaraan, pemudik juga perlu melakukan kelola bahan bakar minyak (BBM) supaya irit, mengingat tidak semua rest area dilengkapi dengan SPBU. 

Kemudian, ada kemungkinan pemudik harus mengantre untuk mengisi BBM di SPBU rest area, akibat banyaknya jumlah pemudik yang diprediksi akan kembali melalui ruas Tol Trans-Jawa, khususnya pada tanggal 6 sampai dengan 8 Mei 2022.

Baca juga: Daftar Rest Area dengan SPBU di Jalur B Tol Trans-Jawa

Untuk menjaga agar penggunaan BBM bisa lebih irit, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pemudik. Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi menjelaskan, sebenarnya ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi efisiensi penggunaan BBM.

Namun, Didi menjelaskan, tiga di antaranya adalah gaya berkendara, barang muatan pada mobil, dan kebiasaan membuka jendela saat kendaraan sedang melaju.

Agar penggunaan BBM bisa lebih efisien, yang pertama pengemudi bisa berkendara dengan mengikuti indikator eco, khususnya untuk mobil yang sudah dilengkapi dengan indikator tersebut.

SPBU Shell Modular Blitar. (DOK. Shell) SPBU Shell Modular Blitar.

Indikator tersebut akan muncul saat pengemudi berkendara sesuai dengan sensor eco yang ada pada kendaraan, menjadi acuan untuk pengemudi saat menginjak gas.

"Mobil sekarang banyak yang dilengkapi dengan indikator eco, dengan mengikuti indikator tersebut membuat BBM lebih irit," ucap Didi saat dihubungi Kompas.com, Jumat (6/5/2022).

Kedua, perhatikan juga barang muatan yang akan dibawa, baik yang di kabin mobil maupun yang diletakan di atap mobil.

Baca juga: Tips Hindari Kecurangan Oknum Petugas Nakal di SPBU

"Tentunya beban atau muatan mempengaruhi juga, termasuk membawa barang di atas atap juga bisa mempengaruhi coefficient of drag atau melawan angin," ucap Didi.

Terakhir, kebiasaan membuka jendela saat mobil sedang melaju juga bisa mempengaruhi laju kendaraan, berimbas pada penggunaan BBM yang cenderung jadi lebih boros.

"Membuka jendela juga bisa mempengaruhi, karena angin akan masuk dan menahan laju kendaraan," ucap Didi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.