Tanggapan Daimler Soal Persaingan Bus Listrik dari China dan Indonesia

Kompas.com - 27/04/2022, 09:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Populasi bus listrik di Indonesia saat ini memang sudah mulai banyak. Sebut saja Transjakarta yang sudah mengoperasikan puluhan bus listrik beberapa waktu lalu.

Saat ini bus yang digunakan untuk armada Transjakarta adalah buatan China, tepatnya BYD. Selain itu, berdatangan juga produsen sasis bus listrik lainnya dari China seperti Higer, Skywell, dan Zhongtong dan ada juga dari Indonesia seperti MAB.

Salah satu merek bus legendaris di Indonesia adalah Mercedes Benz yang dipegang oleh Daimler Commercial Vehicle Indonesia (DCVI). Namun, sampai saat ini masih belum ikut serta bersaing di pasar bus listrik.

Baca juga: Daimler Mau Menghadirkan Bus Listrik ke Indonesia Akhir 2022

Bus listrik Transjakarta mulai beroperasi untuk 4 rute non-BRT saat diresmikan di Plaza Selatan Monumen Nasional, Selasa (8/3/2022).KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO Bus listrik Transjakarta mulai beroperasi untuk 4 rute non-BRT saat diresmikan di Plaza Selatan Monumen Nasional, Selasa (8/3/2022).

Rencananya, DCVI akan membawa prototipe sasis bus listrik di akhir 2022. Tapi hal tersebut masih dalam bentuk prototipe, belum menjadi produk yang nantinya akan dijual di Indonesia.

Lalu mengenai persaingan dengan produsen bus listrik dari China, DCVI mengaku siap dengan berbagai senjata. Seperti yang dikatakan Jung-Woo Park President Director PT DCVI.

"Strategi kami simpel, Mercedes Benz punya sejarah panjang di Indonesia, sudah dikenal lama dan dipercaya. Kami percaya, pasar sudah mengerti kualitas yang baik dari bus Mercy," ucap Jung-Woo dalam media gathering belum lama ini.

Baca juga: Mengenang Malapetaka Macet pada Tragedi Brebes Exit Toll

Selain itu, Jung-Woo mengatakan kalau persepsi masyarakat mengenai sasis bus Mercy sudah sangat baik. Jadi terbanyang kualitas yang terbaik disediakan dari merek dengan lambang Three Pointed Star ini.

"Kedua, kami mau memperkenalkan bus listrik dengan safety feature yang belum diperkenalkan oleh merek lain," ucapnya.

Safety feature yang akan diandalkan Mercy bus di Indonesia untuk bus listrik adalah Active Brake Assist (ABA). Teknologi ini sudah disematkan pada Mercedes Benz Actros yang dijual di eropa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.