Kompas.com - 26/04/2022, 14:51 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) akhirnya bertemu dengan Elon Musk dalam rangka membahas investasi Tesla Inc di Indonesia.

Pertemuan ini sejatinya sudah digadang-gadang bakal dilakukan sejak awal 2021. Namun karena satu dan lain hal, akhirnya baru bisa terlaksana pada April 2022.

Dalam pertemuan tersebut, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan didampingi Pandu Sjahrir selaku Direktur PT Toba Bara Sejahtera, beserta beberapa orang lainnya.

Baca juga: Mengenang Malpetaka Macet pada Tragedi Brebes Exit Tol

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Pandu Sjahrir (@pandusjahrir)

Pada postingan terbaru akun Instagram Pandu Sjahrir (26/4/2022), disebutkan Luhut dan Pandu bertemu dengan Elon Musk di pabrik perakitan kendaraan listrik Tesla Inc, Austin, Texas, Amerika Serikat.

Kami satu delegasi dipimpin pak @luhut.pandjaitan berbicara mengenai electric vehicle, renewable energy dan juga mengenai B20,” tulis Pandu, Selasa (26/4/2022).

Elon sangat semangat membicarakan Indonesia dan kemajuan industri Nickel dan Electric vehicle Di Indonesia,” kata dia.

Baca juga: Cerita Viral, Oknum Polisi di Bogor Denda Pengendara Motor Jutaan Rupiah

Pandu berharap, pertemuan ini bisa membawa lebih banyak lagi investasi high technology ke Indonesia, dan Indonesia bisa menjadi bagian penting dari supply chain industri kendaraan listrik global.

Sementara itu, dalam rombongan tersebut juga hadir Anindya Bakrie, yang dikenal sebagai Ketua Umum Dewan Pertimbangan Kadin dan Direktur Utama PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR).

Pada postingan terbaru akun Instagram Anindya Bakrie (26/4/2022), disebutkan bahwa pihaknya bertujuan untuk meyakinkan Tesla agar dapat menjajaki kerja sama dengan Indonesia perihal penyediaan nikel untuk bahan baku baterai.

Baca juga: Viral Video Macet Arus Mudik di Cipali, Rupanya Video Lama di Jagorawi

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Anindya Bakrie (@anindyabakrie)

Termasuk juga pemrosesan nikel sebagai bahan baku membuat battery cell yang berlandaskan ESG (Environment, Social dan Governance) yang baik dan berkelanjutan.

Kami juga mendapatkan Tour langka di dalam pabrik mobil dan baterai Tesla. Luar biasa pengaturan supply chain-nya yang efektif dan rapi di pabrik Tesla!” tulis Anindya, pada kesempatan yang sama.

Pada kesempatan yang baik ini, kami juga untuk memaparkan program G20/B20, termasuk mengundang beliau untuk bergabung ke International Advisory Caucus B20 dan hadir di acara B20 di pertengahan November ini,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.