Kompas.com - 25/04/2022, 10:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu tujuan utama para pemudik jelang Lebaran 2022 adalah Yogyakarta. Kemacetan pun diprediksi juga akan terjadi di sana.

Untuk itu, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta akan melakukan rekayasa lalu lintas.

Kasatlantas Polresta Yogyakarta Kompol Chandra Lulus Widiantoro, mengatakan, ada beberapa titik yang diprediksi akan terjadi kemacetan, seperti perbatasan sebelah utara, di mana akan dilakukan pembatasan mobilitas masyarakat.

Baca juga: Mudik 2022, Berikut Rincian Tarif Tol Jakarta-Semarang Terbaru

"Nanti dilakukan pembatasan-pembatasan. Seumpama jumlah kendaraan di dalam kota overload, kita rekayasa di beberapa titik," kata Chandra, setelah apel gelar pasukan Operasi Progo 2022, belum lama ini.

Ilustrasi kemacetan di jalanan kota Tokyo, Jepang.kyodonews.net Ilustrasi kemacetan di jalanan kota Tokyo, Jepang.

Chandra menambahkan, beberapa titik rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan, seperti Pingit, Pos Gejayan, Wirobrajan, Simpang BPK, dan Jogteng Wetan.

Khusus untuk kawasan atau jalur Malioboro juga akan dilakukan rekayasa lalu lintas. Nantinya, wisatawan yang melalui Jalan Mataram ke utara akan langsung diarahkan ke barat, langsung masuk kawasan Malioboro.

Sementara kendaraan yang datang dari arah timur atau dari Jembatan Kleringan, wisatawan nantinya akan diarahkan ke barat.

Baca juga: Ini Jadwal Uji Coba Ganjil Genap Arus Mudik di Tol, Senin sampai Rabu

"Maksud dan tujuan dipasang pembatas jalan itu untuk menghindari crossing dari arah Kotabaru. Di situ, sudah dipasang pembatas jalan mudah-mudahan tidak terjadi crossing," kata Chandra.

Malioboro masih terlihat sepi saat perpanjangan PPKM Level, Kamis (22/7/2021)KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO Malioboro masih terlihat sepi saat perpanjangan PPKM Level, Kamis (22/7/2021)

Chandra menambahkan, pihaknya akan melakukan pengkajian kembali saat kawasan Malioboro bebas kendaraan bermotor pada libur Lebaran 2022, pukul 18.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

"Apalah pemberlakuan akan dimajukan, nanti kita lihat perkembangannya. Kalau terjadi peningkatan arus di persimpangan, langsung kita kaji pemberlakuan waktunya," ujar Chandra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.