Begini Konsep Peta Jalan Kendaraan Listrik yang Disusun Kemenhub

Kompas.com - 22/03/2022, 16:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah tengah mengusahakan penetrasi kendaraan listrik di tengah dominasi kendaraan dengan mesin bakar internal. Sejumlah aturan dan rencana mulai dicanangkan dalam memuluskan program KBLBB (Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai).

Danto Restyawan, Direktur Sarana Transportasi Jalan Kemenhub, mengatakan, salah satu regulasi yang telah diterbitkan adalah Peraturan Presiden No 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Listrik Berbasis Baterai.

Menurutnya, aturan ini disiapkan untuk transportasi jalan serta peraturan-peraturan turunan lainnya dari kementerian atau lembaga terkait.

Baca juga: Bagaimana Cara Pawang Hujan Masuk ke Paddock dan Lintasan Sirkuit Mandalika?

SPLU untuk pengisian daya sepeda motor listrik hadir di wilayah perkantoran Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018)Kompas.com/Setyo Adi SPLU untuk pengisian daya sepeda motor listrik hadir di wilayah perkantoran Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018)

“Kami sampaikan bahwa saat ini Kementerian Perhubungan telah menyusun peta jalan transformasi kendaraan berbasis baterai, sebagai kendaraan operasional pejabat pemerintah, bus jemputan, dan angkutan perkotaan, baik di pusat maupun daerah,” ujar Danto, dalam konferensi virtual (21/3/2022).

“Selain itu, upaya lain yang telah dilakukan adalah penggunaan KBLBB di instansi pemerintah pusat, daerah, dan BUMN yang telah disusun rencana instruksi presiden tentang penggunaan KBLBB di instansi pemerintahan,” kata dia.

Danto juga mengatakan, pemberian insentif dan penurunan tarif uji tipe juga tengah disiapkan untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Baca juga: Rayakan Podium, Quartararo Traktir Es Krim Anak-anak di Lombok

Gesits turut berkolaborasi bersama Electrum dan Pertamina dalam mengembangkan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).
Foto: Gesits Gesits turut berkolaborasi bersama Electrum dan Pertamina dalam mengembangkan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

Oleh sebab itu, Danto menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan swasta penting dilakukan untuk membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi menuju 2030, dan mencapai target net zero emission pada tahun 2060.

“Saya berharap bahwa pelaku usaha swasta semakin gencar untuk menyokong program KBLBB melalui pembentukan ekosistem kendaraan listrik,” ucap Danto.

“Saya juga mengapresiasi pihak swasta yang sudah ikut serta mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik,” ujar dia.

Danto berharap, hal ini mampu mendukung percepatan proses pembangunan ekosistem kendaraan listrik terintegrasi. Apalagi kerja sama ini berkaitan dengan penyediaan pasokan listrik hingga penggunaan kendaraan listrik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.