Ancaman Pencopet yang Sering Dialami Pengemudi dan Kru Bus

Kompas.com - 09/03/2022, 13:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Aksi pencopetan bisa terjadi di mana saja, salah satunya adalah di kabin bus. Bahkan untuk bus antar kota, pencopet turut membeli tiket, sehingga punya banyak waktu untuk melancarkan aksinya.

Sebenarnya, pengemudi dan kru bus kerap diberi tahu orang yang mencurigakan oleh agen sebelum armadanya berangkat. Namun pengemudi dan kru tidak bisa langsung menuduh siapa pelakunya, karena memang bukan tugasnya.

Tetapi biasanya pengemudi kerap memberi kode, seperti menyalakan lampu kabin selama perjalanan bahkan saat malam. Tujuannya adalah agar para penumpang waspada dan mengamankan barang bawaannya.

Baca juga: Diduga Rem Blong, Bus Tabrak Juru Parkir di Semarang

Sejumlah penumpang bus tengah bersiap untuk menaiki salah satu layanan bus dari Terminal Poris Plawad, Minggu (11/4/2021).KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFAL Sejumlah penumpang bus tengah bersiap untuk menaiki salah satu layanan bus dari Terminal Poris Plawad, Minggu (11/4/2021).

Hariyadi, Pengemudi Bus AKAP PO Raya mengatakan, ketika lampu kabin terus dinyalakan, orang yang ingin melakukan aksi copet ini pada akhirnya kerap kesal juga ke pengemudi dan kru.

“Ngamuk dia ke kru, orang mau kerja jadi enggak bisa, kata dia,” ucap Hariyadi kepada Kompas.com, Selasa (8/3/2022).

Baca juga: Sambut Euro 4 Mesin Diesel, Harga Innova dan Fortuner Naik Rp 7 Juta

Selain itu kerap datang juga berupa ancaman seperti tidak akan aman di jalan raya. Para pelaku ini bilang kalau dia mengetahui si pengemudi, tapi pengemudi tidak mengenal si pencopet.

“Kejam mas, pernah kernet saya diancam, kakinya diinjak. Tapi mau mencegah juga gimana, dia membeli tiket,” kata Hariyadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.