Anggota Brimob Dibegal di Bekasi, Ingat Langkah Hindari Begal

Kompas.com - 16/02/2022, 13:21 WIB
|

BEKASI, KOMPAS.com - Aksi kriminal begal sepeda motor makin beringas. Korbannya kini bukan hanya penduduk sipil tapi anggota kepolisian dari Korps Brigade Mobil (Brimob).

Anggota Brimob Aipda Edi menjadi korban begal di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi, pada Selasa (15/2/2022) dini hari yang dilakukan oleh beberapa pemuda.

Dalam penjelasan polisi, korban akan berangkat ke kantor dari daerah Pondok Gede sekitar pukul 02.00 WIB. Kemudian korban melihat satu unit motor Honda Beat berbonceng tiga orang membawa celurit.

Baca juga: Begini Cara Melepas Stiker di Bodi Motor Tanpa Meninggalkan Bekas

Pelaku kemudian menyabetkan celurit ke tubuh korban, kemudian ditendang hingga terjatuh dari motor. Pelaku kemudian membawa kabur motor korban.

Depan pondok Pesantren Miftahul Ulum, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2019). Tempat ini jadi lokasi penampakan kelompok begal motor.KOMPAS.COM/WALDA MARISON Depan pondok Pesantren Miftahul Ulum, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2019). Tempat ini jadi lokasi penampakan kelompok begal motor.

Dari contoh kasus tersebut dapat ditarik kesimpulan umum ke khusus bahwa kondisi jalan yang sepi bisa meningkatkan kasus tindak kejahatan, seperti begal atau perampasan.

Meski nasib malang tidak bisa diprediksi, tapi setidaknya ada hal yang bisa dilakukan untuk mencegah atau meminimalisir bertemu begal di jalan.

Training Director Safety Defensive Consultant (SDCI) Sony Susmana, menyarankan, buat pengendara motor apabila terpaksa melakukan perjalanan pada malam hari, usahakan tidak sendirian.

“Paling tidak riding bersama teman. Bukan diboncengin ya, tapi ada dua atau tiga motor yang jalan bersamaan. Intinya tentukan jadwal berangkat dan jangan ambil risiko,” ucap Sony kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Laporan ke Jokowi, Insentif PPnBM Terbukti Menumbuhkan Sektor Otomotif

Ilustrasi naik motor malam hariIDNtimes Ilustrasi naik motor malam hari

Kemudian rencanakan juga yang akan dilewati, hindari jalan yang gelap dan sepi. Pastikan juga kondisi kendaraan dalam keadaan yang baik, agar tidak berhenti mendadak saat perjalanan.

Pencegahan

Di sisi lain, jika mengetahui bahwa kejahatan jalanan sering terjadi pada malam hari, maka tindakan pencegahan yang utama ialah tidak berkendara atau keluar saat malam hari.

“Atau sebelum gelap (terlalu alam) sudah rencana untuk pulang. Kalaupun tidak segera pulang habis itu, karena kondisinya semakin malam makin rawan,” kata Sony.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.