Kompas.com - 15/02/2022, 18:02 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Semir ban mobil merupakan salah satu piranti untuk menjaga penampilan agar selalu klimis. Sayangnya ada anggapan yang menyebutkan jika cairan semir dapat merusak karet ban.

Meskipun tampilan kendaraan menjadi lebih bersih, penggunaan semir ban justru dianggap membuat lapisan karet menjadi kering.

Dodiyanto, Senior Brand Executive & Product Development PT Gajah Tunggal Tbk, produsen IRC Tire, menyarankan jika ingin menggunakan semir ban, sebaiknya pilih produk dari merek yang jelas.

Baca juga: Begini Cara dan Biaya Perpanjangan SIM secara Online

Ilustrasi ban mobil.Dok. Shutterstock Ilustrasi ban mobil.

Maksudnya, produk tersebut memiliki merek yang terdaftar, jelas produsennya, nama perusahaan atau distributornya, dan yang tak kalah penting adalah mencantumkan komposisi bahan pembuat.

"Banyak yang dijual di pinggir jalan, mulai dari botolan sampai eceran, tapi kita kan tidak tahu isinya, kita hanya sarankan cari yang bermerek, jelas siapa yang bikin dan kandungan di dalamnya," ujar Dodi, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Menurutnya, semir ban pada dasarnya hanya aksesori agar ban terlihat menarik dan hal itu sifatnya tidak permanen. Sebab, semir biasanya akan hilang pada jangka waktu tertentu, atau saat dicuci menggunakan sabun.

Baca juga: Tagihan Parkir Mobil HR-V di Bandara Ngurah Rai Bali sampai Rp 50 Juta

ilustrasi semir bannoblerate.com ilustrasi semir ban

Sementara itu, Zulpata Zainal, PG-On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk, produsen ban GT Radial, mengatakan, semir ban justru dapat melindungi ban dari ozon crack atau keretakan dinding ban.

"Tidak apa-apa, seperti manusia kalau rambut pakai semir apa yang terjadi, rambut jadi lebih hitam dan mudah diatur. Itu dari sisi lainnya, tapi semir juga bisa mencegah ozon crack," kata Zulpata.

Zulpata mengatakan, semir ban biasanya terbuat dari basis silikon. Sehingga, tak hanya mampu mencegah keretakan ban, tapi juga dapat membuat tampilan ban terlihat lebih hitam dan basah, seperti ban baru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.