Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menperin Sebut Toyota Siap Memproduksi Kijang Hybrid di Indonesia

Kompas.com - 15/02/2022, 11:19 WIB
Ruly Kurniawan,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Toyota Indonesia disebut telah siap untuk melakukan produksi kendaraan bermotor listrik dengan teknologi hibrida pada tahun ini, yang dimulai dari model Kijang.

Langkah itu merupakan salah satu implementasi dari komitmen perseroan melalui investasi senilai Rp 28,3 triliun sampai tahun 2024 di dalam negeri yang diterima oleh pemerintah RI.

Demikian dikatakan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmitha dalam Peresmian Pencapaian Produksi Ekspor 2 Juta Unit Toyota dalam toyangan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (15/2/2022).

Baca juga: Tanpa Insentif PPnBM, Penjualan Mobil Januari 2022 Anjlok

"Selain perluasan pasar ekspor, Toyota juga sudah berkomitmen untuk memproduksi beberapa jenis kendaraan elektrifikasi yang akan diawali oleh produksi Kijang Hybrid," katanya.

"Kami tentu akan terus mendukung dan mendorong percepatan produk elektrifikasi atau kendaraan bermotor listrik," lanjut Agus.

Hanya saja belum diketahui waktu, volume produksi, dan rencana ekspor kendaraan listrik yang dibuat di fasilitas PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) tersebut.

Tetapi merujuk pernyataan perseroan beberapa waktu lalu, mobil hibrida terkait juga akan menjaring pasar luar negeri. Sehingga, Indonesia bakal menjadi sub-ekspor Toyota untuk beberapa wilayah.

"Tahun ini kami akan memulai aktivitas produksi lokal kendaraan listrik hybrid di Pabrik Karawang, Jawa Barat untuk pasar domestik dan ekspor," kata Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal TMMIN, Bob Azam.

Baca juga: Polisi Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan Selama G20 Berlangsung

Dalam kesempatan sama, Agus juga mengungkapkan bahwa seluruh produk Toyota yang ada di Indonesia sudah memiliki kandungan lokal alias local contain sebesar 75 persen.

Tentu, hal ini sejalan dengan arahan dan penugasan Presiden RI Joko Widodo tentang pentingnya peningkatan investasi, nilai tambah, dan memperluas pasar ekspor termasuk membuka pasar ekspor baru.

"Berkaitan investasi, pada sektor otomotif sepanjang 2021 telah mencatat nilai sebesar Rp 22,5 triuliun naik 220 persen dari total nilai investasi di tahun sebelumnya," kata Agus.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kapal Selam Wisata Tenggelam di Laut Merah, 6 Orang Tewas
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau