Manfaat Rotasi Ban Mobil, Tidak Cepat Botak

Kompas.com - 10/02/2022, 19:11 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com –Setiap pemilik mobil selalu ingin agar kendaraan nya awet dan performa yang bagus.

Oleh karena itu, ban menjadi komponen mobil yang tidak boleh luput dari perhatian. Seiring berjalannya waktu, ban akan mulai berubah pada segi fisiknya.

Karena telah melewati berbagai medan jalan, ban mobil akan terkikis di beberapa sisinya. Maka dari itu, merotasi ban menjadi saran yang dianjurkan bagi pemilik mobil.

Baca juga: Apa Benar Ban dengan Tapak Lebar Berisiko Mengalami Aquaplaning?

Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Division Service PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan jika rotasi ban mobil memang perlu dilakukan guna mencegah keausan ban.

Rotasi ban mobil perlu dilakukan setiap kelipatan 10.000 km,” kata Bambang baru-baru ini pada Kompas.com.

Dengan merotasi ban mobil akan menghemat anggaran pemilik mobil yang harus mengganti ban baru. Maka dari itu, dengan menukar ban mobil satu sama lain.

Ilustrasi ban mobil. PIXABAY/E BOUWEN Ilustrasi ban mobil.

Merotasi ban mobil ini bisa dilakukan antara depan dan belakang atau sisi kiri dan kanan. Dapat pula menukar posisi secara menyilang, yakni ban kanan dan ban kiri yang ada di belakang dan depan.

Dengan kata lain, empat ban mobil bisa di rotasi di posisi mana saja. Tujuannya dari rotasi ban ini adalah agar ban yang terkikis sama rata dengan ban lainnya.

Ban yang hanya terkikis di satu sisi saja seiring berjalannya waktu akan semakin tipis pada bagian tersebut saja. Jika dibiarkan akan membuat performa mobil saat melaju tidak seimbang.

Baca juga: Penjualan Motor Indonesia Paling Tinggi di ASEAN

Selain karena usia, biasanya ban menipis hanya di satu sisi saja karena kondisi camber, caster, toe in pada ban. Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh ban yang jarang di-spooring.

Bambang juga mengatakan jika setiap jenis mobil pasti akan mengalami keausan ban. Maka dari itu, rotasi ban penting karena akan membuat ban rata satu sama lain.

“Rotasi ban mobil wajib dilakukan untuk menghindari keausan ban berlebihan dalam sisi yang sama,” tutup Bambang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.