Kompas.com - 07/02/2022, 13:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Antara mobil transmisi manual dengan transmisi matik, manakah yang lebih irit dalam konsumsi bahan bakar minyak (BBM)? Pembahasan tersebut masih kerap ditemui di masyarakat.

Anggapan umum yang beredar adalah konsumsi bahan bakar antara mobil transmisi manual dengan matik tidak terlalu berbeda jauh, apabila kedua mobil memiliki tahun perakitan yang sama dengan pengemudi yang punya gaya mengemudi sama.

Namun Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM), menyebutkan mobil manual bisa saja lebih irit BBM karena pengemudi bisa mengatur sendiri cara mengemudinya.

Baca juga: Risiko Kebiasaan Isi BBM Tidak Sampai Penuh

Tuas transmisi manual Nissan ZPAULTAN.org Tuas transmisi manual Nissan Z

"Harusnya manual lebih irit daripada matik, kalau matik kan perpindahan giginya diatur oleh ECU atau komputer. Kalau manual kita sendiri yang mengatur, jadi bisa lebih responsif atau lebih irit tergantung bagaimana kita yang mengatur," ucap Didi kepada Kompas.com, belum lama ini.

Secara teoritis apabila diatur oleh komputer akan lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar. Namun Didi mengatakan kalau secara pengukuran akan lebih irit mobil dengan transmisi manual.

"Secara teoritis begitu, tapi secara kita pengukuran juga lebih irit yang manual. Tapi kalau secara perbandingan jika kondisi sama akan lebih irit manual tetapi perbedaannya tidak terlalu jauh," kata ia melanjutkan.

Baca juga: Ini Tol Terpendek yang Ada di Indonesia, Hanya 2,65 km

Sistem transmisi matik milik Chevrolet Trax.Kompas.com/Alsadad Rudi Sistem transmisi matik milik Chevrolet Trax.

Didi juga mengatakan, untuk membuat konsumsi bahan bakar lebih irit usahakan untuk tidak mengemudi secara agresif. Karena jika pembukaan throttle semakin besar maka bensin yang dikeluarkan juga akan semakin banyak.

"Kalau penekanan gas lebih agresif akan membuat throttle semakin terbuka sehingga bensin mengalir semakin banyak. Kalau bisa penggantian gigi jangan dilakukan di rpm terlalu tinggi dan jangan terlalu rendah," ujarnya.

Didi menyarankan untuk melakukan perpindahan transmisi pada rpm 2.000-3.000 rpm. Tidak lupa sebagai catatan tambahan, penggunaan bahab bakar yang sesuai dengan rekomendasi pabrik juga menentukan keiritan konsumsi bahan bakar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.