Kompas.com - 07/02/2022, 16:01 WIB
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Mendirikan motor gede (moge) yang jatuh butuh keterampilan khusus. Bobot moge berat, jika tidak tahu teknik mendirikannya bisa mencederai diri sendiri.

Dalam video yang diunggah akun Instagram Garasi Putro Moge, terlihat bagaimana seorang perempuan mendirikan moge adventure seorang diri dengan teknik khusus.

Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora (DAM), main dealer Honda di Jawa Barat, mengatakan, cara benar mendirikan motor yang jatuh rebah ialah menggunakan otot paha.

Baca juga: Cuitan Bos Ducati Bilang Tak Sabar Tes di Mandalika

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by saputro tirto suprapto (@garasiputromoge)

 

“Sangat berbahaya apabila kita lebih besar menggunakan otot punggung, ini bisa menyebabkan cedera pada bagian punggung. Sedangkan seharusnya, otot tangan hanya untuk membantu saja,” ujar Ludhy belum lama ini.

Pertama, apabila moge dalam posisi jatuh ke sebelah kanan, maka pengendara turunkan standar samping dahulu yang berada di sebelah kiri sebagai tumpuan.

"Ketika mendirikan sepeda motor sudah dalam keadaan posisi 90 derajat, selanjutnya masukan gigi satu untuk mencegah motor tidak bergerak atau bergulir," kata Ludhy.

Jika motor tersebut jenis fairing, posisi setang motor ditekuk ke arah kanan, di mana handle bar atau gas melekat ke tangki. Saat akan mendirikan motor, bagian punggung bawah menempel ke jok pengendara dalam posisi jongkok.

Baca juga: Ternyata, Meletakkan Kotak Tisu di Dasbor Mobil Berbahaya

Salah satu motor gede (moge) yang ikut meramaikan Distinguished Gentlemans Ride (DGR), Minggu (30/9/2018).KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA Salah satu motor gede (moge) yang ikut meramaikan Distinguished Gentlemans Ride (DGR), Minggu (30/9/2018).

“Punggung pada bagian bawah ini hanya berfungsi untuk menyandar jok, bukan digunakan untuk mendorong. Bila punggung bagian bawah sudah merapat ke jok, posisikan tubuh kita dalam setengah jongkok dan mata kita harus sejajar eyes level atau garis mata,” ujar Ludhy.

Selanjutnya, pastikan tangan kiri memegang handle bar dan tangan kanan mencari sisi jok belakang yang kuat, serta kedua siku tangan ditekuk kurang lebih sekitar 160 derajat dan mata pada posisi eyes level.

Kemudian dirikan motor secara perlahan, kekuatan saat mendirikan sepeda motor harus dirasakan dari kedua otot paha. Menjelang 90 derajat motor mulai berdiri, titik 90 derajat motor rebahkan ke sisi kiri.

Baca juga: 24 Pebalap MotoGP Siap Mengaspal di Sirkuit Mandalika

Komunitas Honda Rebel belajar safety riding.Istimewa Komunitas Honda Rebel belajar safety riding.

"Posisi kita sebagai pengangkat langsung berbalik memegang motor, dan melepaskan motor secara bertahap supaya motor bertumpu dengan standar yang ada di kiri, lalu stang motor kita ditekuk ke kiri ke arah gravitasi," kata Ludhy.

Menurut Ludhy, apabila motor terjatuh ke bagian sebelah kiri, secara garis besar sama dengan langkah sebelumnya.

Hanya saja menjelang arah 90 derajat, posisi tubuh kita berputar balik dan bobot motor ditahan paha kanan. Pada saat berputar, kaki kiri mengungkit standar kiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.