Mini Bikin Program Recharged, Konversi Mesin Bensin Jadi Listrik

Kompas.com - 26/01/2022, 13:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Lekat dengan julukan mobil klasik, tak membuat Mini berhenti untuk melakukan inovasi bagi para loyalisnya.

Perusahaan asal Inggris itu baru-baru ini memperkenalkan program terbarunya yang disebut Recharged. Dalam program tersebut, para pemilik Mini klasik nantinya bisa mengubah mesin konvensional menjadi murni menggunakan listrik.

“Program ini dilakukan secara eksklusif oleh tim insinyur di pabrik kami di Oxford. Cocok dengan strategi masa depan. Di mana kami mempertahankan karakter Mini klasik dengan mengedepankan prioritas elektrifikasi,” ucap Bernd Körber, Head of the Mini Brand di kutip dari Minisport, Rabu (26/1/2022).

Baca juga: Lelang Paket Mini Cooper S dan Honda Civic, Limit Rp 360 Jutaan

Ide program ini sebetulnya sudah pernah dikenalkan melalui debut Classic Mini Electric di ajang New York Auto Show 2018. Mobil tersebut kemudian mendapat apresiasi positif dari para pecinta Mini di seluruh dunia.

Mini Rechargedwww.bmwblog.com Mini Recharged

Nantinya, para pemilik Mini, yang memiliki produksi mobil mulai dari tahun 1959 hingga tahun 2000 dapat mengirimkan mobil mereka dan mengganti mesin empat silinder seri-A dengan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga hingga 122 Ps atau 90 Kw.

Dengan mesin baru bertenaga listrik, kemampuan akselerasi Mini klasik menjadi lebih kencang. Diklaim mesin tersebut mampu melesat dari 0 ke 100 Km per jam (kpj), dalam waktu hanya sembilan detik saja.

Baca juga: Cara Tambal Ban Tubeless Model Tusuk Ternyata Tidak Disarankan

“Motor listrik yang disematkan akan mengambil daya dari baterai tegangan tinggi, yang dapat diisi dengan output 6,6 kW untuk jarak sekitar 160 km,” ucap Bernd.

Menariknya, jika pemilik mobil merasa bosan dan ingin mengembalikan mesin bensin lama nya, paket konversi listrik tersebut bisa dikembalikan seperti semula.

“Selama konversi, mesin asli setiap kendaraan ditandai dan disimpan sehingga dapat digunakan kembali di masa mendatang,” ucap Bernd.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.