Video Usil Pengendara Vespa Tegur Boncenger yang Duduk Berjauhan

Kompas.com - 26/01/2022, 11:22 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Video tayang di media sosial memperlihatkan aksi pengendara sepeda motor yang "usil" kepada pemotor lainnya, karena posisi duduk pembonceng jauh dari pengendara.

Video yang diunggah akun Instagram Jakarta Keras itu memperingatkan pemotor di depannya karena pembonceng yang diduga pasangan itu duduk berjauhan.

Ketika diberitahu di lampu merah, pemotor dan pembonceng yang duduknya berjarak itu kemudian belok kiri dan langsung tancap gas.

Baca juga: Tak Terima Ditilang Polisi, Apa yang Bisa Dilakukan?

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by JAKARTA KERAS (@jakarta.keras)

 

"Bang duduknya berjarak banget, pegangan bang itu kasian nanti jatoh," kata pengendara yang memakai Vespa tersebut dikutip Rabu (26/1/2022).

Terlepas dari usilnya pengendara Vespa tersebut, posisi duduk penumpang atau yang kerap dijuluki boncenger tidak bisa hanya sekadar duduk saja di jok belakang.

Ada beberapa teknik yang perlu diketahui agar pengendara juga lebih nyaman saat membawa motor. Salah satu kesalahan yang banyak dilakukan adalah boncenger duduk menjauhi pengendara.

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan, hal tersebut tidak direkomendasikan. Sebab, kerenggangan antara boncenger dan biker mengurangi keseimbangan motor.

Sebab keseimbangan merupakan faktor paling krusial saat berkendara motor.

Baca juga: Waspada, Pengharum Kabin Aerosol Bisa Picu Mobil Kebakaran

Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama istri terlihat mesra saat menaiki motor berboncengan bersosialisasi di beberapa daerah wilayah Priangan Timur, Jabar, Minggu (5/7/2020).KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama istri terlihat mesra saat menaiki motor berboncengan bersosialisasi di beberapa daerah wilayah Priangan Timur, Jabar, Minggu (5/7/2020).

"Dalam teori safety riding, sewaktu berboncengan seharusnya boncenger menghadap ke depan dan bagian dadanya menyender ke punggung biker. Gunanya buat menyatukan distribusi bobot yang akhirnya memaksimalkan pusat gravitasi dan keseimbangan," ujar Jusri, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Jika pengendara dan boncenger bukan pasangan suami istri, bisa menggunakan kedua lutut bagian dalam untuk menjepit pinggul pengendara.

Sehingga, gerakan pengendara bisa menyatu dengan penumpang, karena kalau tidak sesuai bisa berbahaya saat manuver.

"Teori itu bisa disikapi bijak oleh siapapun boncenger yang mau aman berkendara. Boncenger yang membekap biker dikatakan posisi ideal saat berkendara," kata Jusri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.