Tak Terima Ditilang Polisi, Apa yang Bisa Dilakukan?

Kompas.com - 26/01/2022, 07:42 WIB
Anggota kepolisian memberikan sanksi berupa tilang untuk sejumlah pengendara mobil yang melanggar sistem ganjil genap di Jalan RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan pada Senin (25/10/2021) pagi. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOAnggota kepolisian memberikan sanksi berupa tilang untuk sejumlah pengendara mobil yang melanggar sistem ganjil genap di Jalan RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan pada Senin (25/10/2021) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada saat petugas kepolisian melihat atau mendapatkan pelanggaran lalu-lintas maka dengan kewenangannya petugas dapat menghentikan kendaraan.

Petugas kemudian memberi tahu tentang kesalahan pengendara dan selanjutnya menentukan apakah pelanggar akan ditilang atau tidak yakni represif justice atau hanya teguran.

Baca juga: Hati-hati, Ini Tanda Suspensi Mobil Minta Diganti

Dari sini kadang timbul permasalahan apabila terjadi komunikasi yang kurang tepat, mulai dari cekcok, caci maki, debat kusir, bahkan sampai terjadi pemukulan terhadap petugas.

Motor ditilang pakai knalpot bising, tapi tangki bensin juga dikuras petugas kepolisianDok. TikTok @ganestianmv Motor ditilang pakai knalpot bising, tapi tangki bensin juga dikuras petugas kepolisian

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi dan hukum mengatakan, jika pelanggar merasa tidak setuju dengan petugas maka jangan lakukan tindakan yang melawan hukum.

"Hindari tindakan-tindakan kontra produktif yang dapat berakibat pada permasalahan hukum baru," kata Budiyanto dalam keterangan resmi, Rabu (26/1/2022).

"Apabila pelanggar merasa tidak sependapat dengan tindakan hukum yang dilakukan, saya kira masih ada ruang untuk melakukan upaya hukum dengan cara pra peradilan," katanya.

Menurut Budiyanto, dalam pra peradilan nanti pengadilan akan memeriksa dan memutuskan apakah tindakan petugas sesuai dengan ketentuan hukum atau tidak.

Baca juga: Renault Arkana Bakal Sapa Warga Indonesia Tahun Ini

Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Wilayah Pelabuhan Tanjung Priok menggelar operasi Zebra Jaya 2021 di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Rabu (17/11/2021). KOMPAS.COM/ IRA GITA Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Wilayah Pelabuhan Tanjung Priok menggelar operasi Zebra Jaya 2021 di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Rabu (17/11/2021).

"Dimensi dan obyek pra peradilan cukup luas, antara lain berkaitan dengan penegakan hukum di bidang lalu lintas mengenai penetapan tersangka, penyitaan barang bukti, dan sebagainya," katanya.

"Ada permasalahan diharapkan diselesaikan melalui mekanisme hukum yang benar. Hindari tindakan atau perbuatan kontra produktif yang akan merugikan kita semua," ucap Budiyanto, menjelaskan.

Karena itu, di sisi lain dia menekankan bahwa petugas juga perlu membuat pola komunikasi yang baik dengan pelanggar, sehingga proses pemahaman pada kedua belah pihak bisa diterima.

Baca juga: Sepeda Motor Listrik Hasil Konversi Ditarget Bisa Capai 6 Juta Unit

Sejumlah pengendara motor ditilang karena lewati jalur transjakarta di Jalan Jatinegara Barat, Bidara Cina, Jakarta Timur, Rabu (30/1/2019)KOMPAS.com/Ryana Aryadita Sejumlah pengendara motor ditilang karena lewati jalur transjakarta di Jalan Jatinegara Barat, Bidara Cina, Jakarta Timur, Rabu (30/1/2019)

Dalam Undang - Undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 264 bahwa pemeriksaan kendaraan di jalan dilakukan oleh:
a. Petugas Kepolisian Negara RI
b. Penyidik pegawai Negeri sipil

Dalam Pasal 265 ayat (3) berbunyi:

Dalam melaksanakan pemeriksaan terhadap pelanggaran lalu lintas,petugas Polri berwenang :
a. Menghentikan kendaraan.
b. Meminta keterangan kpd pengemudi dan/ atau
c. Melakukan tindakan lain menurut hukum yg bertanggung jawab (dijabarkan dlm tugas - tugas diskresi / melakukan penilaian sendiri untuk kepentingan umum).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.