Fokus ke LSUV, Honda Mobilio di Dalam Negeri Bukan Prioritas

Kompas.com - 13/01/2022, 08:42 WIB
Penyegaran Honda Mobilio 2019 Penyegaran Honda Mobilio 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Popularitas Honda Mobilio di pasar dalam negeri semakin melemah setelah terdampak pandemi Covid-19 dan krisis pasokkan cip semikonduktor dalam tiga tahun belakangan.

Terlebih saat ini, PT Honda Prospect Motor (HPM) sebagai agen pemegang merek Honda di Indonesia mengaku tengah berfokus pada pengembangan segmen low utility vehicle (LSUV) 7-penumpang melalui generasi baru All New BR-V.

"Sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masyarakat, kini kami befokus di LSUV," kata Business Innovation Marketing and Sales Director HPM Yusak Billy, di sela-sela Media Test Drive All New BR-V, Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Menanti Insentif PPnBM, Honda Tahan Penjualan Brio Satya Produksi 2022

Honda Mobilio di booth Honda pada GIIAS 2021.KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Honda Mobilio di booth Honda pada GIIAS 2021.

"Perubahan di Indonesia cepat sekali baik dari regulasi, pasar, dan lainnya sehingga kita harus beradaptasi. Tetapi, kami tidak bilang Mobilio di-setop penjualan dan produksinya, akan ada strategi lain," kata dia.

Dalam beberapa waktu ke depan langkah dari kendaraan keluarga Honda penantang Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia tersebut bukan jadi prioritas HPM.

Artinya, belum tidak ada penyempurnaan lanjutan, penambahan produksi atau distribusi ke diler, hingga aspek lainnya. Apalagi, pasar untuk Mobilio saat ini hanya ada di Indonesia saja, berbeda dengan Brio maupun All New BR-V yang sudah melakukan kegiatan ekspor.

Meski begitu apabila permintaan pasar tiba-tiba kembali tinggi, PT HPM berjanji akan segera memenuhinya. Baik itu untuk kebutuhan borongan atau fleet, maupun perorangan (retail).

Baca juga: Mulai Februari. Honda Ekspor All New BR-V ke 30 Negara

Honda Mobilio 2019 Honda Mobilio 2019

"Bulan-bulan ini, karena common part-nya sama dengan Brio tapi pada sisi permintaan lebih tinggi produk itu, kami fokus dahulu ke Brio (produksinya). Lebih jauh tentang strategi Mobilio, kita akan jelaskan nanti secara terpisah," kata Billy.

"Saat ini, pembagian permintaan Mobilio antara fleet dan retail 50:50," ujar dia lagi.

Lebih rinci, berdasarkan data yang diolah dari Gaikindo, penjualan Mobilio dalam tiga tahun ke belakang terus mengalami penurunan signifikan, yaitu periode 2019-2021.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.