Ini Risiko Bahaya Naik Motor Sambil Merokok

Kompas.com - 10/01/2022, 18:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.COM – Aksi pengendara sepeda motor yang merokok sambil mengemudi menjadi fenomena yang umum. Meski dilarang dan berbahaya, namun kejadian ini tetap marak terjadi.

Bahkan, beberapa kasus yang telah viral di media sosial tidak membuat pengemudi jera akan kebiasaan mengendarai motor sambil merokok.

Mengendarai motor sambil mengemudi akan mengganggu konsentrasi pengemudi. Bahkan dalam tata cara berlalu lintas yang diatur dalam Undang - Undang No 22 tahun 2009 tentang LLAJ, pasal 106 ayat 1 menyebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Baca juga: Viral, Mata Wanita Ini Kena Abu Rokok Pengguna Jalan

“Merokok saat mengendarai sepeda motor mengganggu konsentrasi, dan berpotensi terjadinya kecelakaan,” kata pemerhati masalah transportasi dan hukum, Budiyanto baru-baru ini pada Kompas.com.

Saat mengendarai sepeda motor sambil merokok, tidak hanya berbahaya bagi diri sendiri, namun juga berbahaya bagi orang lain.

Api maupun abunya dapat mengenai pengendara di samping atau pengendara di belakangnya. Alhasil penglihatan pengendara lain dapat terganggu karena abu rokok yang masuk ke mata.

Ilustrasi abu rokok kena mata, mata terkena abu rokokShutterstock/Nopphon_1987 Ilustrasi abu rokok kena mata, mata terkena abu rokok

Masuknya benda asing pada mata dapat menyebabkan kelilipan, iritasi, bahkan gangguan infeksi mata. Dan jika dibiarkan, tidak hanya melukai namun dapat menjadi sumber kecelakaan lalu lintas yang fatal.

“Hal ini saya kira sejalan dengan amanah dalam Undang - Undang lalu lintas dan angkutan Jalan bahwa setiap orang yang menggunakan jalan wajib berperilaku tertib dan mencegah hal - hal yang dapat merintangi ,membahayakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas,” imbuh Budiyanto.

Baca juga: Bukan Asap Rokok, Ini yang Sebabkan AC Mobil Rusak

Sekedar informasi, dalam aturan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub ) No 12 tahun 2019 tentang perlindungan keselamatan pengguna sepeda motor yang digunakan untuk kepentingan masyarakat, pasal 6 huruf C berbunyi;

“Pengemudi dilarang merokok dan dan melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi ketika sedang mengendarai sepeda motor”


Sanksi pidana dapat dikenakan pasal 283, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750.000 ( tujuh ratus lima puluh ribu rupiah ).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.