Kompas.com - 05/01/2022, 12:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski terkesan sepele tak sedikit orang yang lalai mengaktifkan rem tangan saat parkir mobil. Hal ini bisa berbahaya jika lintasan parkirnya tidak landai.

Seperti yang terlhat dalam video yang diunggah akun Instagram Otomotif Weekly, memperlihatkan Jeep model lama mundur saat tengah diparkir di jalan menurun.

Baca juga: Promo Vespa di Awal 2022, Voucher sampai Rp 12 Juta

Dalam video tersebut orang yang diduga sebagai pemilik akhirnya mengejar mobilnya dan loncat ke kabin. Pada bagian akhir tanyangan tidak terlihat apakah dia akhirnya bisa mengendalikan mobil atau tidak.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Tabloid OTOMOTIF (@otomotifweekly)

Mengenai parkir mobil menggunakan rem tangan, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna mengatakan, saat parkir sebaiknya pakai rem tangan karena membuat lebih mobil lebih aman.

“Sebaiknya saat parkir tetap menggunakan rem tangan. Kalau terlalu lama memang bisa menyebabkan macet, tetapi kalau itu tidak terlalu lama banget tidak terlalu masalah,” ujarnya kepada Kompas.com belum lama ini.

Suparna juga menyarankan agar pemilik kendaraan menghindari memasukkan gigi persneling saat parkir. Meskipun ada sebagian pemilik percaya menggunakan gigi transmisi bisa memperpanjang usia komponen.

Padahal menurutnya, cara tersebut cukup berbahaya pasalnya kadang pengguna kendaraan tidak teliti melakukan persiapan sebelum menyalakan mesin.

Baca juga: Viral Video Sekdes di Pati Beli Rubicon, Alphard, dan HR-V

Selain itu Suparna juga mengimbau setiap pemilik mobil untuk memeriksa bagian rem secara berkala. Khususnya, untuk pemilik mobil yang lebih sering memeriksakan mobilnya ke bengkel umum.

Sebab, di bengkel umum, pengecekan pada rem tangan tidak menjadi bagian dari standar pengecekan. Berbeda dengan standar pengecekan di bengkel resmi.

"Setiap servis di bengkel resmi, bagian rem selalu dilakukan pengecekan. Normalnya pengecekan dilakukan setiap 10.000 km," ujar Didi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.