Anti Blind Spot, Pemotor Ini Pakai Spion Sebesar Tampah

Kompas.com - 31/12/2021, 18:51 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kaca spion memang penting saat berkendara naik sepeda motor. Sebab spion merupakan alat agar pengendara bisa melihat kondisi di belakangnya.

Jika biasanya terlihat pengendara mencopot atau mengganti spion dengan ukuran lebih kecil. Maka kali ini berbeda. Ada pemotor yang justru memakai spion ekstra besar berbentuk bulat.

Spion tersebut seolah menegaskan bahwa pengendaranya anti blind spot. Foto tersebut diunggah oleh akun Instagram Agoez Banz4 dan menuai banyak reaksi dari netizen.

Baca juga: Jalur Puncak Dialihkan Via Jonggol-Sukabumi Jelang Malam Tahun Baru

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Agoez Bandz Official 2 (@agoezbandz4)

 

Sebetulnya tidak ada larangan mengganti kaca spion yang lebih besar. Tapi baiknya tetap memerhatikan kewajaran. Berbeda jika mengganti dengan ukuran lebih kecil, karena menyangkut fungsionalitas.

Untuk motor, kaca spion sudah didesain dengan spesifikasi dan model tertentu. Rata-rata spesifikasi spion memiliki tinggi 75 - 80 mm dan lebar 130 - 140 mm, sedangkan tinggi tangkai dari grip berkisar 10 - 13 cm.

Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora (DAM), mengatakan, selain ukuran jenis kaca pada spion juga dirancang sedemikian rupa agar objek terlihat lebih jelas di spion.

"Tentunya kondisi yang baik pada kaca spion harus ada dari dua sisi, yaitu situasi sebelah kanan dan kiri,” ujar Ludhy dalam keterangan resmiya beberapa waktu lalu.

Baca juga: Tol Kalikangkung Jadi Fokus Utama Arus Balik dari Jawa Tengah

Spion motor ekstra miniFoto: Tangkapan layar Spion motor ekstra mini

Fungsi dari kaca spion pada motor adalah untuk mencegah terjadinya tabrakan saat akan pindah jalur. Dengan melihat spion sebelum berpindah jalur, dapat meminimalisasi terjadinya kecelakaan dengan kendaraan lain.

Mengatur posisi kaca spion secara ideal,dapat berfungsi membantu menambah ruang pandang pengendara untuk melihat kondisi lalu lintas atau jalanan di samping atau belakang pengendara.

“Tentunya, penyesuaian spion harus dilakukan setelah pengemudi mendapatkan posisi berkendara yang paling tepat dan baik untuk mengemudi,” kata Ludhy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.