Masuk Era Mobil Listrik, Toyota Sebut Jutaan Orang Akan Kehilangan Pekerjaan

Kompas.com - 15/12/2021, 12:07 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Chief Executive Toyota Motor Corporation (TMC) Akio Toyoda mengatakan bahwa penggunaan atas kendaraan bermotor listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) tidak bisa dipaksakan.

Sebab, kebutuhan kendaraan beremisi rendah pada tiap negara atau wilayah berbeda-beda, tergantung kondisi infrastruktur, cuaca, ketersediaan energi, sampai kebijakan otomotif lainnya.

Selain itu, implementasi era elektrifikasi yang ceroboh juga memiliki potensi untuk berdampak buruk di berbagai lini seperti putusnya jutaan angkatan kerja.

Baca juga: Persiapan Menuju Era Elektrifikasi, Toyota Siapkan 70 Miliar Dollar AS

Toyota BZ-Series pertama kali diperkenalkan ke publik oleh Chief Executive TMC Akio Toyoda, Selasa (14/12/2021). Toyota BZ-Series pertama kali diperkenalkan ke publik oleh Chief Executive TMC Akio Toyoda, Selasa (14/12/2021).

Oleh karena itu, perusahaan berencana mengadopsi strategi perluasan cangkupan kendaraan ramah lingkungan. Salah satunya ialah mengadopsi teknologi canggih seperti hybrid vehicle dan Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV).

"Jika semuanya menjadi BEV, 1 juta pekerjaan akan hilang di Jepang. Ini jurus kami selamat dari transformasi era electric vehicle (EV)," kata Akio pada konferensi virtual, Selasa (14/12/2021).

Sebab, lanjut dia bila ada pergeseran tajam ke era kendaraan listrik, maka sedikitnya 1 juta dari 5,5 juta orang yang berkerja di industri suku cadang akan kehilangan arah.

Menurutnya, secara umum kendaraan listrik dapat dipisahkan menjadi dua kategori sesuai energi yang digunaan.

Pertama ialah carbon-reducting vehicle, jenis kendaraan elektrifikasi yang masih gunakan mesin pembakaran internal (ICE), di mana tingkat emisinya tidak nol tetapi lebih kecil dibanding mobil konvensional murni.

Baca juga: Toyota bZ Series Bakal Masuk ke Indonesia?

Seluruh line-up kendaraan listrik berbasis baterai dari Toyota yang akan diproduksi dikenalkan kepada publik untuk pertama kalinya oleh Chief Executive TMC Akio Toyoda, Selasa (14/12/2021)KOMPAS.com/Ruly Seluruh line-up kendaraan listrik berbasis baterai dari Toyota yang akan diproduksi dikenalkan kepada publik untuk pertama kalinya oleh Chief Executive TMC Akio Toyoda, Selasa (14/12/2021)

Contoh jenis kendaraan ini ialah mobil hybrid vehicle, plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), dan FCEV. Khusus FCEV, sudah terbukti di Brazil karena harga dari bioethanol lebih murah dari bensin dan melimpah.

"Kedua, carbon neutral vehicle seperti BEV atau hidrogen vehicle. Strategi kita dalam EV ialah total line-up atau diversifikasi teknologi," tambah Akio.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.