Tol Trans-Sumatera Antisipasi Lonjakan Lalu Lintas Saat Nataru

Kompas.com - 15/12/2021, 10:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Hutama Karya sebagai salah satu badan usaha jalan tol (BUJT) melakukan sejumlah persiapan demi mengantisipasi terjadinya lonjakan lalu lintas di Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) pada masa Libur Nataru.

Koentjoro, Direktur Operasi III Hutama Karya, menyebutkan bahwa persiapan yang dimaksud yakni mencakup peningkatan layanan, pemeliharaan, dan pengetatan protokol kesehatan.

“Di pelayanan, kami lakukan penambahan kapasitas gardu di Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan di Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar yang menjadi pintu awal masuk JTTS jadi punya 3 pintu masuk dan 4 pintu keluar,” ucap Koentjoro dalam keterangan resminya, Selasa (13/12/2021).

Baca juga: Belajar dari Kasus Fortuner, Jangan Abai Konsentrasi Saat Berkendara

Selain itu, ada pula penambahan gardu di GT Itera pada Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung menjadi 3 pintu masuk dan 3 pintu keluar. Tiap gardu bakal dilengkapi mobile reader guna mengantisipasi terjadinya antrean di gerbang tol.

Lantas dari segi kenyamanan, semua rest area di Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung dioperasikan. Total ada 9 rest area yakni di Km 163A, Km 172B, Km 208A, Km 215B, Km 234A, Km 269B, Km 277A, Km 306B, dan Km 311A.

Tampilan rest area KM 215 B ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang, dalam ekspedisi Merapah Trans Sumatera 2019, Rabu (28/8/2019). Ruas Jalan Tol Trans Sumatera tersebut merupakan tol terpanjang dengan total panjang 189 kilometer, pada Jumat (15/11/2019) ini resmi beroperasi.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Tampilan rest area KM 215 B ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang, dalam ekspedisi Merapah Trans Sumatera 2019, Rabu (28/8/2019). Ruas Jalan Tol Trans Sumatera tersebut merupakan tol terpanjang dengan total panjang 189 kilometer, pada Jumat (15/11/2019) ini resmi beroperasi.

Berikutnya di Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar disiapkan pula rest area di Km 20A, Km 20B, Km 49A, Km 87B, Km 116A, dan Km 116B. Sebanyak 4 rest area yang bersifat sementara juga disiapkan di Ruas Pekanbaru-Dumai.

Kelengkapan tambahan yang disiapkan di tiap rest area yakni kabin toilet, mobil tangki air, hidran, suplai BBM di SPBU, layanan bengkel, dan pos kesehatan.

Baca juga: Saingi Mandalika, Sirkuit Sentul Direnovasi dan Ganti Nama Tahun Depan

Untuk kelengkapan di jalan tol sendiri sudah disediakan rumble strip dan rumble dot guna mencegah agar pengemudi tidak mengantuk, lampu peringatan, serta CCTV kamera dua arah.

Hingga saat ini, Hutama Karya belum menerima arahan lebih lanjut dari pemerintah terkait kebijakan di jalan tol yang mereka kelola, baik itu penyekatan maupun ganjil genap.

“Pada prinsipnya, perusahaan mengikuti arahan dari pemerintah dengan selalu memberikan pelayanan yang optimal, termasuk jika nanti ada kebijakan tambahan terkait dengan mobilitas masyarakat saat Natal dan tahun baru,” kata Koentjoro.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.