Pebalap MotoGP Keluhkan Trek yang Tak Rata, Sirkuit Amerika Direnovasi

Kompas.com - 06/12/2021, 15:21 WIB
|


TEXAS, KOMPAS.com - Permukaan Circuits of America (COTA), Texas akan direnovasi guna memenuhi regulasi untuk menjadi tuan rumah MotoGP Amerika pada April 2022.

Sebabnya usai balapan musim 2021, tak sedikit pebalap dan tim yang mengeluhkan kualitas trek COTA. Banyak bagian yang tidak rata dan menjadikannya sirkuit yang sulit dihadapi.

Beberapa pebalap sepakat bahwa bahwa permukaan trek yang tidak rata melelahkan secara fisik. Para pebalap bahkan tidak mau balapan di sana pada 2022 jika tidak direnovasi.

Baca juga: Hasil Balap Kejurnas di Indonesia Sentul Series Of Motorsport Round 6

Pebalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo saat menjalani latihan bebas MotoGP Algarve 2021 di Sirkuit Internasional Algarve, Jumat (5/11/2021). AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA Pebalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo saat menjalani latihan bebas MotoGP Algarve 2021 di Sirkuit Internasional Algarve, Jumat (5/11/2021).

Mengutip Visordown, saat ini tim manajemen COTA sedang menangani fondasi trek, di mana terdapat gundukan akibat dari penurunan level tanah di bawahnya.

Direktur Keselamatan Grand Prix FIM, Franco Uncini, mengatakan pihaknya meminta dilakukan pengaspalan total agar masalah selesai sebelum dipakai.

“Kami ingin meminta pelapisan ulang total, tetapi mereka tidak bisa dan mereka hanya akan melakukan bagian terpenting di mana kami menemukan gundukan semacam ini, yaitu dari masuknya belokan dua hingga keluar dari belokan 10," kata Uncini, Senin (6/12/2021).

Uncini mengatakan pihak COTA akan mulai melakukan renovasi pada akhir Februari. Setelah itu pihak FIM akan mengunjungi sirkuit untuk memeriksa kondisinya.

Baca juga: Hasil Balap Kejurnas di Indonesia Sentul Series Of Motorsport Round 6

Andrea Dovizioso saat berlaga pada MotoGP San Marino 2021Gold and Goose Andrea Dovizioso saat berlaga pada MotoGP San Marino 2021

“Kami setuju untuk membuat bagian ini dengan para pebalap, itu adalah minimum sebenarnya yang ingin kami selesaikan. Kami ingin hanya satu aspal yang selesai, tetapi mereka tidak bisa," ungkapnya.

"Mereka mengatakan bahwa tidak ada waktu, mungkin tidak ada uang, saya tidak tahu, tetapi bagaimanapun juga, mereka tidak dapat melakukan pelapisan ulang sepenuhnya," ungkapnya.

“Minimal dari belokan dua hingga belokan 10 dan tidak hanya lapisan aspal terakhir, tetapi turun ke bawah untuk menyelesaikan masalah dengan gundukan,” kata Uncini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber visordown


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.