Bahaya Mengintai Berada di Dekat Truk, Bahkan Saat Diam

Kompas.com - 01/12/2021, 08:42 WIB
Truk pengangkut gabah terguling setelah menyeruduk toko di Jalan Brawijaya, Mangli, Jember, Kamis (18/3/2021). (SURYA.CO.ID/SRI WAHYUNIK)Truk pengangkut gabah terguling setelah menyeruduk toko di Jalan Brawijaya, Mangli, Jember, Kamis (18/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com – Berkendara motor di jalan raya tentu harus berhati-hati, mengingat bahaya bisa datang dari mana saja. Salah satu bahaya yang ada di jalanan adalah berada di dekat truk.

Truk memiliki dimensi yang besar, selain itu titik buta atau blind spot-nya juga besar. Jadi ketika mengendarai motor dan posisinya dekat dengan truk, awas, bisa-bisa pengendara tidak terlihat oleh pengemudi.

Sayangnya, ketika berkendara di bawah panas yang terik, ada saja pengendara motor yang ngadem pada bayangan truk. Padahal, berada di dekat truk saja sudah berbahaya, apalagi tepat di sebelahnya.

Baca juga: Suzuki Ertiga Terbakar di Jakarta Timur, Pahami Penyebabnya

Sebuah mobil boks terbalik di sisi kanan Jalan Lingkar Luar Barat, Duri Kosambi, Jakarta Barat, Senin (1/11/2021) sekitar pukul 17.50 WIB. Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARI Sebuah mobil boks terbalik di sisi kanan Jalan Lingkar Luar Barat, Duri Kosambi, Jakarta Barat, Senin (1/11/2021) sekitar pukul 17.50 WIB.

“Truk memiliki bidang dan dimensi yang besar dan panjang, sehingga membutuhkan ruang yang besar dalam bermanuver, belok dan mundur,” kata Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia kepada Kompas.com belum lama ini.

Pengendara motor harus memiliki bayangan kejadian terburuk yang bisa terjadi ketika berada di dekat truk. Misalnya seperti truk patah as roda, ban pecah, atau terguling terbawa angin dan rubuh ke samping.

Jika sudah memiliki bayangan akan kejadian terburuk, pengendara motor bisa memikirkan langkah antisipasi jika hal tersebut terjadi. Selain itu, ada juga bahaya dari truk yang mengalami rem blong.

Baca juga: Honda All New BR-V, Performa, Tanjakan dan Penggerak Roda Depan

Saat di jalan rata atau menurun, lebih aman pengendara berada di belakang truk. Sedangkan saat tanjakan, lebih aman berada di depannya.

“Kalau kita terjebak, segera menjauh atau bersiap-siap melakukan tindakan antisipasi untuk menghindar,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.