Bio Smart & Safe Bus Dibawa ke Kemendikbud Ristek dan Kemenhub

Kompas.com - 22/11/2021, 18:42 WIB
Bio Smart & Safe Bus hasil kolaborasi Universitas Diponegoro, Karoseri Laksana, dan PO Sumber Alam INSTAGRAM/LAKSANABUSBio Smart & Safe Bus hasil kolaborasi Universitas Diponegoro, Karoseri Laksana, dan PO Sumber Alam

JAKARTA, KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 di Indonesia memang masih berlangsung hingga saat ini. Walaupun terlihat angka penurunan penyebaran yang menurun, masyarakat harus tetap waspada dan menjaga protokol kesehatan.

Adanya pandemi ini juga membuat beberapa pihak berinovasi, salah satunya pada sektor bus. Sektor bus menjadi salah satu yang paling terdampak adanya pandemi, mulai dari larangan perjalanan, hingga area wisata yang ditutup.

Universitas Diponegoro (Undip), Karoseri Laksana, dan PO Sumber Alam belum lama ini melakukan kerja sama untuk menghadirkan bus yang aman saat pandemi. Bus tersebut bertajuk Bio Smart & Safe Bus.

Baca juga: Lebih Lengkap tapi Lebih Mahal, Veloz Bakal Senggol Pasar Rush?

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by KAROSERI LAKSANA (@laksanabus)

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, bus pertama milik PO Sumber Alam sudah diluncurkan karoseri Laksana sekitar awal Desember 2020. Namun kali ini, Undip, Karoseri Laksana, dan PO Sumber Alam kembali memamerkan bus Bio Smart & Safe Bus kedua ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta Kementerian Pehubungan.

Bus dengan kelir putih dan biru itu dibawa road trip dari Undip di Semarang ke Jakarta, tepatnya pada hari Minggu (14/11/2021). Tujuan dari perjalanan ini juga untuk melakukan penelitian, mengetes efektivitas Bio Smart & Safe Bus dibanding bus biasa.

Awal Prasetyo, ketua tim program dan dari Fakultas Kedokteran Undip, mengatakan, kegiatan touring dan promosi Bio Smart & Safe Bus, selama perjalanan dari Semarang ke Jakarta, penumpang menjadi subyek penelitian.

Baca juga: Pindad Pasang Target PenJualan 100.000 Unit Motor Listrik MotoEV

“Sebelum berangkat, teman-teman mahasiswa Undip diambil cairan hidung kemudian dilakukan tes sakarin. Cairan ini untuk memeriksa kadar imunoglobulin (suatu antibodi untuk menilai kondisi imun,” ucapnya dikutip dari video Youtube Laksana, Senin (22/11/2021).

Jadi sebelum berangkat dicek, setelah perjalanan dicek kembali lalu dibandingkan antara penumpang Bio Smart & Safe Bus dengan bus biasa. Jadi bis dilihat apakah Bio Smart & Safe Bus punya hasil yang signifikan dibanding bus biasa.

Untuk hasilnya, ketika Kompas.com tanya ke pihak Karoseri Laksana, hasil resmi belum dipublikasikan oleh pihak Undip. Bio Smart & Safe Bus buatan Laksana ini dibuat dengan berbagai inovasi di kabinnya.

Contoh, seperti bangku saling berjarak (1-1-1), sistem AC yang dirancang ulang serta dilengkapi dengan UV light dan HEPA Filter, kemudian bahan kabin dilapis dengan nano silver dan penggunaan masker herbal untuk penumpangnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.