Kompas.com - 17/11/2021, 16:41 WIB
Booth Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi roda dua di pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018. Kompas.com/Alsadad RudiBooth Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi roda dua di pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Efek pandemi Covid-19 masih berdampak pada penjualan sepeda motor Suzuki. Sepanjang 2021, penjualan merek asal Jepang itu terkoreksi dari 2020.

Teuku Agha, 2W Sales & Marketing Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengatakan, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) punya efek cukup besar tahun ini.

Baca juga: Beli Mobil Baru BMW di Pameran Bisa Tukar Tambah

Ilustrasi servis sepeda motor SuzukiSuzuki Indomobil Sales (SIS) Ilustrasi servis sepeda motor Suzuki

"Suzuki tahun efek sekali tahun ini Covid-19 ini, terutama PPKM kemarin itu kita masih pembenahan, dari kantor pusat, pabrikan sampai diler sedang pembenahan jadi ada efek yang masih kita kejar," kata Agha di ICE BSD City, Tangerang, Selasa (17/11/2021).

Agha mengatakan sepanjang 2021 penjualan Suzuki motor turun 10 persen ketimbang tahun lalu. Meski demikian dia tidak merinci berapa jumlah penjualan tahun lalu.

"Agak turun sedikit. Sampai bulan ini antara 10-an (persen)," ungkapnya.

Baca juga: Alasan Mengapa Mitsubishi Pertahankan Tampilan Xpander Cross

Mdifikasi motor Suzuki di ajang Jakarta Fair 2017SIS Mdifikasi motor Suzuki di ajang Jakarta Fair 2017

Tahun lalu penjualan motor nasional anggota Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) mencatat angkat 3,66 juta unit. Adapun tahun ini angkanya diprediksi naik menjadi 5 juta unit.

Raihan tersebut lebih tinggi dari prediksi awal sebesar 4,3 juta-4,6 juta unit. Optimisme tersebut dapat dilihat dari realisasi penjualan dari Januari-September 2021 yang mencapai 3.761.407 unit.

Jumlah tersebut tumbuh hampir 31 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yaitu Januari-September 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.