Tips Aman Saat Mobil Terpaksa Terjang Banjir

Kompas.com - 08/11/2021, 10:12 WIB
Banjir menerjang Desa Kamal, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, Sabtu sore (11/9/2021). Banjir tersebut meluap di jalan raya hingga menggenangi puluhan rumah warga dan sekolah Nel SouhalyBanjir menerjang Desa Kamal, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, Sabtu sore (11/9/2021). Banjir tersebut meluap di jalan raya hingga menggenangi puluhan rumah warga dan sekolah

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa daerah di Indonesia, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya sudah memasuki musim hujan. Bahkan hujan deras beberapa waktu lalu merendam beberapa titik di Ibu Kota.

Tentu banjir menggenangi beberapa ruas jalanan, tetapi beberapa pengendara tetap memaksa menerjang genangan tersebut. Perlu diketahui, ada batas aman dari banjir yang masih bisa diterabas oleh kendaraan, misalnya mobil.

Training Director The Real Driving Centre Marcell Kurniawan mengatakan, batas aman dari banjir yang masih bisa dilewati adalah setengah roda kendarann.

Baca juga: 2 Bus Baru PO Sudiro Tungga Jaya Meluncur, Pakai Bodi Ultra High Deck

Sebagian jalan-jalan di wilayah Kemang, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta sudah bisa dilalui kendaraan sejak Minggu (7/11/2021) sekitar pukul 18.00 WIB.Dok. Instagram @obby__one Sebagian jalan-jalan di wilayah Kemang, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta sudah bisa dilalui kendaraan sejak Minggu (7/11/2021) sekitar pukul 18.00 WIB.

“Batas aman lewat banjir itu kalau masih setengah roda, jika lebih dari itu lebih baik cari jalan lain,” ujarnya kepada Kompas.com belum lama ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tetapi, jika memang terpaksa melewati genangan tersebut, ada beberapa tips yang bisa digunakan. Pertama adalah jangan jadi yang pertama saat melintasi jalan yang banjir, cara ini dilakukan untuk mengetahui seberapa dalam banjir di jalan tersebut.

“Pastikan ada kendaraan yang lewat sebelumnya, untuk memastikan jalanan tersebut memang bisa dilewati mobil,” kata Marcell.

Baca juga: Honda HR-V Hybrid Meluncur, Harga Mulai Rp 388 Jutaan

Kedua, jaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Hal ini dilakukan agar pengemudi bisa menjaga kecepatan konstan selama melewati genangan air.

“Kecepatan jangan terlalu kencang, karena mobil akan menimbulkan gelombang. Gelombang yang tinggi dapat masuk ke ruang mesin, lalu terhisap intake manifold,” ucapnya.

“Usahakan juga putaran mesin serendah mungkin, yang penting mobil masih bisa berjalan, supaya hisapan dari intake manifold kecil. Cara ini dilakukan untuk mencegah potensi air masuk ke ruang mesin,” ujar Marcell.

Sebuah mobil menerjang banjir yang terjadi di wilayah Cibuluh, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/11/2021).KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAH Sebuah mobil menerjang banjir yang terjadi di wilayah Cibuluh, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/11/2021).

Marcell juga menyarankan untuk menghindari menerobos banjir yang terdapat di lajur dua arah. Mobil dari arah berlawanan juga menciptakan gelombang, jika tertabrak ke mobil, tentu air bisa naik ke kap mesin, lebih parah masuk ke dalamnya.

"Saat tertabrak gelombang dari arah berlawanan, lebih baik lepas gas, agar hisapan manifold tidak terlalu kuat, idle saja,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.