Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Korelasi antara Kualitas BBM dan Usia Busi Kendaraan

Kompas.com - 03/11/2021, 10:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Busi berperan penting dalam proses pembakaran internal pada mesin kendaraan. Berkat busi, percikan api bisa dipantik sehingga mesin dapat bekerja.

Dalam proses pembakaran ini pula, bahan bakar juga jadi bagian yang penting. Sebab, kualitas pembakaran yang dihasilkan turut bergantung pada mutu bahan bakarnya. Oleh sebab itu, setiap pabrikan kendaraan sudah mencantumkan standar kualitas minimal bahan bakar.

Lantas, apakah kualitas bahan bakar berpengaruh pada usia pakai busi? Apakah jika mutu bahan bakarnya lebih rendah dari rekomendasi pabrikan maka akan turut berdampak buruk pada busi?

Baca juga: Aturan Baru, Semua Kendaraan Bakal Ditempel Stiker Hologram

Suparna, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, membenarkan pernyataan tersebut. Memang betul jika rutin memaksa menggunakan bahan bakar kualitas rendah pada kendaraan maka bisa berdampak pada usia pakai busi.

Ilustrasi memasang busi mobilhttps://www.2carpros.com/ Ilustrasi memasang busi mobil

“Saat oktan bahan bakarnya rendah, maka pembakarannya kurang sempurna. Hasilnya, bisa menimbulkan jelaga atau residu, sehingga bisa memperpendek umur busi,” ujar Suparna kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Namun, ia mengatakan bahwa tidak ada angka perhitungan pasti mengenai persentase pengurangan usia pakai busi ketika pemilik mobil kerap menggunakan bahan bakar kualitas rendah.

Baca juga: Beda dengan Toyota, Daihatsu Pilih Luncurkan Xenia di GIIAS

Misalnya jika busi memiliki interval penggantian sekitar 40.000 kilometer karena sering menggunakan bahan bakar beroktan rendah, intervalnya bisa memendek hingga setengahnya dan perlu diganti dengan busi baru.

“Kenapa bisa berkurang, karena jelaga tadi menutupi busi. Sehingga, busi sering mengalami overheat dan mempercepat matinya busi,” tambah Suparna.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.