Sistem Bayar Tol Tanpa Berhenti Siap Diterapkan Akhir 2022

Kompas.com - 01/11/2021, 16:22 WIB
Gerbang Tol Nusa Dua Adriansyah YSGerbang Tol Nusa Dua

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menerapkan sistem transaksi tol tanpa berhenti yang disebut dengan Multi Lane Free Flow (MLFF).

Rencananya, sistem ini akan mulai diterapkan pada akhir tahun 2022. Hal tersebut diungkapkan dalam rilisan pers Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) pada situs resminya belum lama ini.

Pada waktu tersebut, diperkirakan akan ada 40 ruas jalan tol di Jawa dan Bali yang mulai menerapkan sistem MLFF ini.

Baca juga: Honda Pamerkan SUV Tangguh Berkonsep Overland di SEMA Show 2021

MLFF akan jadi inovasi baru dalam pengelolaan operasional jalan tol di Indonesia dengan teknologi nirsentuh. Sebab pengguna tol tidak perlu lagi berhenti untuk mengeluarkan uang atau menempelkan kartu e-Toll tiap akan membayar tol yang dilewatinya.

Gerbang Tol Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (17/6/2015). Tol Cikopo-Palimanan yang merupakan ruas jalan tol terpanjang di Indonesia yakni 116,75 kilometer tersebut diharapkan dapat mengurangi beban jalur Pantai Utara (pantura) Jawa hingga 60 persen. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOKRISTIANTO PURNOMO Gerbang Tol Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (17/6/2015). Tol Cikopo-Palimanan yang merupakan ruas jalan tol terpanjang di Indonesia yakni 116,75 kilometer tersebut diharapkan dapat mengurangi beban jalur Pantai Utara (pantura) Jawa hingga 60 persen. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

"Sistem MLFF menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) dan melakukan transaksi melalui aplikasi khusus jalan tol di smartphone. Selanjutnya GPS akan menentukan lokasi yang dideterminasi oleh satelit dan proses map-matching akan berjalan di central system. Saat kendaraan keluar tol dan proses map-matching berakhir, sistem akan melakukan kalkulasi tarif," tulis BPJT dalam keterangan resminya.

Baca juga: Jajal Konsumsi BBM Daihatsu Rocky 1.2L CVT ADV

Sebelumnya, teknologi GNSS sudah banyak diterapkan di sejumlah negara Eropa Timur. Jika sistem MLFF sudah resmi diterapkan, maka salah satu manfaat yang bisa dirasakan langsung adalah efisiensi biaya operasional serta bahan bakar pengguna tol.

Sebab waktu transaksi di gerbang tol turun jadi 0 detik. Mengingat sebelumnya tiap transaksi akan memakan waktu hingga 4 detik untuk pembayaran via e-Toll dan 10 detik untuk pembayaran secara tunai.

Selain itu, manfaat lain jika MLFF sudah mulai diimplementasikan adalah pengurangan potensi kemacetan di jalan tol. Berkat sistem ini, tidak ada lagi antrian kendaraan di gerbang tol. Waktu tempuh jadi lebih singkat dan efisien.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.