Fenomena Pamer Harta Mengungkap Biaya Servis Lamborghini

Kompas.com - 14/10/2021, 07:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewasa ini fenomena perang pamer harta di media sosial menjadi suatu hal yang cukup menarik perhatian dan viral. Bahkan, tidak jarang pelaku terkait sampai serius menanggapinya karena tak sudi terlihat kalah.

Kasus terbaru, kini melibatkan selebgram Agnes Jennifer dan Irvan Abdullah yang saling menyindir mengenai kepemilikan suatu kendaraan mewah serta biaya kepemilikannya, yakni Lamborghini.

Dalam suatu video, Agnes pun sampai mengungkapkan total tagihan servis atau maintenance resmi untuk supercar tersebut yang mencapai Rp 86 jutaan.

Baca juga: Perang Pamer Harta, Wanita Ini Ungkap Biaya Servis Tahunan Lamborghini

Lamborghini Aventador S RoadsterKOMPAS.com / Aditya Maulana Lamborghini Aventador S Roadster

Meski demikian, Psikolog Klinis Ratih Ibrahim mengatakan, aksi itu hanyalah bercandaan saja demi mendapatkan perhatian masyarakat di media sosial.

"Apalagi ini diunggah di sosial media yang belum tentu seluruh hal tersebut memang kepemilikan pribadinya. Jadi cukup ditonton dengan geli aja jangan dinyolotin," katanya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (13/10/2021).

"Justru kenyolotan itu menunjukkan ketidakdewasaan yang bersangkutan," lanjut Ratih.

Lagipula, menurut dia lagi, pemilik mobil mewah asli cenderung tidak pernah memikirkan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk perawatan. Termasuk bila kendaraan mengalami kecelakaan seperti disenggol oleh kendaraan lain.

"Dengan mobil yang dimiliki itu, pasti sudah diasuransikan. Jadi tidak perlu bicara panjang lebar bila terkena senggol seperti yang dibicarakan di video tersebut," ucap Ratih.

Biasanya, orang yang sudah benar-benar mapan tidak akan membuat suatu konten terkait apalagi berkaitan dengan biaya. Sebab, kata Ratih, mereka sudah selesai dengan dirinya dan tidak perlu lagi pengakuan orang lain.

Baca juga: Serius Riset Motor Listrik, Ini Biaya Pengembangan BL-SEV01

Biaya Lamborghini Biaya Lamborghini

Sehingga bagi penonton atau netizen, baiknya jangan terlalu ambil serius atas fenomena pamer harta. Cukup nikmati saja dengan pemikiran bahwa semuanya adalah bercandaan belaka.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.