Belum Ada Solusi Kemacetan, Ganjil Genap di Puncak Lanjut Terus

Kompas.com - 03/10/2021, 08:21 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Penerapan ganjil genap di Puncak, Bogor, bakal terus dilakukan sampai Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memiliki solusi untuk mengatasi masalah kemacetan di jalur tersebut.

Padahal uji coba sistem ganjil genap di jalur utama penghubung Bogor-Cianjur itu, sampai sekarang sudah memasuki pekan kelima.

Kapolres Bogor AKBP Harun, mengatakan, rekayasa lalu lintas dengan ganjil genap di Puncak akan terus diterapkan.

Baca juga: BMW Indonesia Digugat Konsumen, Minta Ganti Rugi Rp 4,5 Miliar

Setiap akhir pekan di masa PPKM level 2 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, petugas memberlakukan sistem ganjil genap di jalur Puncak.KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN Setiap akhir pekan di masa PPKM level 2 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, petugas memberlakukan sistem ganjil genap di jalur Puncak.

“Selama belum ada kebijakan, belum ada peraturan dari sana (Kemenhub), maka kami akan melaksanakan uji coba (ganjil genap) terus,” ujar Harun, dilansir dari Antara (2/10/2021).

Untuk mengatasi masalah kemacetan yang selalu terjadi pada akhir pekan, Polres Bogor bakal mengkombinasikan sistem ganjil genap dengan sistem satu arah dari dan menuju Puncak.

Sistem satu arah dari Jakarta menuju Puncak yang dilakukan pada Sabtu (2/10/2021), disebut jadi yang pertama kali dilakukan saat penerapan uji coba ganjil genap.

Baca juga: Bea Cukai Batam Lelang Nissan GT-R R34, Limit Mulai Rp 500 Jutaan

Kendaraan mengantre selepas pintu tol Gadog, Ciawi menuju jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/6). Antrean panjang terjadi akibat tingginya volume kendaraan warga Jabodetabek yang ingin mengisi libur Lebaran di jalur wisata Puncak, Bogor dan sekitarnya sehingga Polres Bogor memberlakukan sistem buka tutup satu arah untuk mengurai kepadatan. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/nz/17/pARIF FIRMANSYAH Kendaraan mengantre selepas pintu tol Gadog, Ciawi menuju jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/6). Antrean panjang terjadi akibat tingginya volume kendaraan warga Jabodetabek yang ingin mengisi libur Lebaran di jalur wisata Puncak, Bogor dan sekitarnya sehingga Polres Bogor memberlakukan sistem buka tutup satu arah untuk mengurai kepadatan. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/nz/17/p

Polisi beralasan bahwa lalu lintas pada Sabtu pagi terbilang padat, mengingat baru memasuki awal bulan.

Sebagai solusi kemacetan, Kemenhub juga disebut masih melakukan kajian dan menerima sejumlah masukan dari stakeholder untuk menangani kepadatan volume kendaraan di Puncak dalam jangka panjang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.