Wanita Dijambret Saat Naik Ojol, Ingat Bahaya Main Ponsel di Atas Motor

Kompas.com - 30/09/2021, 18:48 WIB
Ilustrasi jambret THINKSTOCKS/ADRIAN HILMANIlustrasi jambret

JAKARTA, KOMPAS.com - Masih sering kita lihat pemandangan di jalan raya, seseorang sedang dibonceng mengoperasikan ponselnya pada saat sepeda motor melaju.

Hal ini tentu sangat berbahaya, sebab bisa memicu tindak kejahatan hingga menyebabkan kecelakaan fatal.

Jangan sampai seperti wanita berinisial RA yang harus kehilangan nyawanya karena jadi korban penjambretan di Jalan Kayu Putih Raya, Pulogadung, Jakarta Timur.

Insiden tersebut terjadi, ketika wanita tersebut sedang memainkan telepon genggamnya diatas motor. Kemudian pelaku yang juga mengendarai motor, memepet korban, hingga terjadi aksi saling tarik menarik dan menyebabkan keduanya terjatuh.

Baca juga: Punya Mobil Baru Tapi Boros BBM, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

“Betul, Korban dipepet saat naik ojol,” ucap Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pulogadung AKP Heru, dikutip dari Megapolitan Kompas.com, Kamis (30/9/2021).

Perlu dipahami, bahwa bermain ponsel pada saat dibonceng merupakan tindakan yang membahayakan bagi pembonceng itu sendiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, tindakan bermain ponsel bagi boncengers merupakan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan pengendara maupun yang dibonceng.

“Tentunya pembonceng itu juga memiliki risiko yang sama jika terjadi kecelakaan. Artinya pembonceng juga harus berkonsentrasi dalam berkendara,” ucap Agus.

Orang yang dibonceng duduk menghadap ke samping dan ke depan.dok.Kompasiana Orang yang dibonceng duduk menghadap ke samping dan ke depan.

Agus menambahkan, jika pembonceng tidak berkonsentrasi apalagi bermain ponsel, pada saat terjadi kecelakaan biasanya akan mengalami luka yang cukup fatal. Sebab, pengendara motor jika terjadi kecelakaan masih dapat mengantisipasi tindakan apa yang dilakukan.

“Kalau pengendara, jika terjadi sesuatu misalnya kecelakaan maka akan secara reflek mengambil tindakan untuk menghindari luka yang lebih fatal. Namun, pembonceng tidak siap untuk mengantisipasi keadaan yang terjadi karena tidak konsentrasi,” ucapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.