Punya Mobil Baru Tapi Boros BBM, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Kompas.com - 30/09/2021, 17:21 WIB
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.comMobil baru dengan mesin yang sehat tentunya masih punya performa yang prima. Namun ada suatu hal yang bisa menyebabkan boros BBM, sekalipun menggunakan mobil baru.

Penyebab dari borosnya BBM tadi bukan dari mesin, melainkan pada ban. Mengingat ban adalah satu-satunya komponen mobil yang menyentuh tanah, jadi membantu lancar atau tidaknya sebuah kendaraan berjalan.

Ban dengan tekanan udara yang kurang dari standarnya bisa menjadi penyebab boros BBM. Hal ini pun dibenarkan oleh Zulpata Zainal, On Vehicle Test Manager PT Gajah Tunggal Tbk.

Baca juga: Insiden Rush Wheelie, Biaya Perbaikannya Bisa Puluhan Juta Rupiah

Ilustrasi ban mobilKOMPAS.com/Ruly Ilustrasi ban mobil

“Kalau tekanan udara ban kempis, pasti lebih boros daripada ban dengan tekanan udara sesuai standarnya. Hal ini dikarenakan contact patch atau telapak ban yang nempel ke permukaan jalan lebih lebar,” ucap Zulpata kepada Kompas.com, Kamis (30/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebarnya telapak yang menempel ini membuat gesekan antara ban dan permukaan jalan jadi lebih besar. Sehingga ban bergulir tidak semulus jika tekanan udaranya sesuai dengan standar dari pabrikan.

Baca juga: Daftar Motor Bebek Bekas di Bawah Rp 5 Juta, Dapat Vega ZR hingga Supra X 125

“Kurangnya seberapa dari tekanan udara standar sebenarnya tidak ada jawaban yang eksak. Namun semakin banyak kurangnya, maka makin besar efek borosnya karena kontak areanya yang semakin lebar," kata Zulpata.

Tekanan udara standar ban mobil biasanya bisa dilihat di dekat pintu pengemudi. Ketika membuka pintu, ada stiker yang menuliskan berapa tekanan udara yang pas untuk ban depan dan belakang, begitu juga saat diisi oleh berapa orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.