Sedang Dibahas, Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata Segera Terbit

Kompas.com - 20/09/2021, 08:02 WIB
Petugas gabungan dari Polrestabes Bandung dan Dinas Perhubungan Kota Bandung melaksanakan penerapan ganjil genap di depan pintu gerbang Tol Pasteur, Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/9/2021). Penerapan ganjil genap di lima titik gerbang tol Kota Bandung ini merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan arus kendaraan yang masuk selama akhir pekan guna menekan penyebaran virus corona. KOMPAS.com/AGIE PERMADIPetugas gabungan dari Polrestabes Bandung dan Dinas Perhubungan Kota Bandung melaksanakan penerapan ganjil genap di depan pintu gerbang Tol Pasteur, Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/9/2021). Penerapan ganjil genap di lima titik gerbang tol Kota Bandung ini merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan arus kendaraan yang masuk selama akhir pekan guna menekan penyebaran virus corona.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal menerbitkan aturan ganjil genap khusus di akese tempat-tempat wisata selama penerapan PPKM.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, aturan ganjil genap di tempat wisata dilakukan guna mencegah kemacetan dan menekan penyebaran Covid-19 sesuai Imendagri Nomor 42 Tahun 2021 pada poin 5.

"Untuk daerah PPKM level 3, kawasan wisata sudah dibuka dengan protokol kesehatan yang ketat dan pembatasan, serta harus ada pemberlakuan ganjil-genap di jalan-jalan menuju kawasan wisata mulai Jumat pukul 12.00 sampai Minggu pukul 18.00 WIB," ucap Budi dalam keterangan resminya, Minggu (19/9/2021).

Baca juga: Rocky, Terios, dan Xenia Turun Harga Imbas Perpanjangan PPnBM 0 Persen

Untuk pelaksanaannya, Budi hanya mengatakan dalam waktu dekat akan segera dikeluarkan Peraturan Menhub untuk kebijakan pembatasan kendaraan melalui pelat nomor tersebut.

Situasi arus lalu lintas di kawasan bundaran tugu lampu Gentur Pos TMC Cianjur, Jawa Barat, saat pemberlakuan sistem ganjil genap jalur Puncak, Jumat (3/9/2021).KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN Situasi arus lalu lintas di kawasan bundaran tugu lampu Gentur Pos TMC Cianjur, Jawa Barat, saat pemberlakuan sistem ganjil genap jalur Puncak, Jumat (3/9/2021).

Tidak hanya di Puncak seperti yang selama ini dilakukan, tapi juga di kawasan wisata lain yang ada di Indonesia selama penerapan PPKM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika mengkonfirmasikan hal ini, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan, aturan ganjil genap sedang dalam pembahasan.

Menurut Budi, ganjil genap memang digunakan untuk mengatasi kepadatan dan kemacetan, namun paling utama saat sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di tempat wisata.

Baca juga: Pasang Target Baru, Suzuki Pede Perluas Ekspor Mobil Rakitan Indonesia

Petugas gabungan dari Polrestabes Bandung dan Dinas Perhubungan Kota Bandung melaksanakan penerapan ganjil genap di depan pintu gerbang Tol Pasteur, Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/9/2021). Penerapan ganjil genap di lima titik gerbang tol Kota Bandung ini merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan arus kendaraan yang masuk selama akhir pekan guna menekan penyebaran virus corona.KOMPAS.com/AGIE PERMADI Petugas gabungan dari Polrestabes Bandung dan Dinas Perhubungan Kota Bandung melaksanakan penerapan ganjil genap di depan pintu gerbang Tol Pasteur, Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/9/2021). Penerapan ganjil genap di lima titik gerbang tol Kota Bandung ini merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan arus kendaraan yang masuk selama akhir pekan guna menekan penyebaran virus corona.

"Sedang dibahas rumusannya, bila sudah akan diterbitkan ganjil genap untuk lokasi-lokasi wisata," ucap Budi saat dihubungi Kompas.com, Minggu (19/9/2021).

"Berlakunya di semua tujuan wisata, teknisnya tunggu nanti," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.