Rawat Komponen Ini agar Rem ABS pada Motor Tetap Optimal

Kompas.com - 17/09/2021, 16:41 WIB
Kondisi kampas rem yang sudah habis. Titik putih di samping adalah tanda kampas butuh diganti Otomania/Setyo AdiKondisi kampas rem yang sudah habis. Titik putih di samping adalah tanda kampas butuh diganti

Salah satu komponen penting dalam sistem pengereman motor adalah kampas rem, karena komponen inilah yang berfungsi menjepit piringan cakram (dengan bantuan kaliper) pada saat tuas rem ditekan oleh pengendara.

Melihat fungsinya yang begitu vital, maka wajib hukumnya mengecek dan membersihkan secara rutin kampas rem untuk menghilangkan kotoran dan minyak yang mungkin menempel di permukaan kampas.

Jika kampas rem sudah mulai aus, yang biasanya ditandai dengan permukaan yang menipis atau garis tanda batas hilang tergerus, fungsi rem menjadi tidak maksimal. Maka dari itu, kampas rem tersebut sebaiknya harus segera diganti.

3. Perhatikan Kondisi Selang Rem

Jangan lupa juga untuk selalu mengecek kondisi selang rem, yang menghubungkan tuas rem dengan kaliper. Selang rem memiliki fungsi yang tak kalah penting, karena melalui selang ini, minyak rem akan mendorong caliper secara hidrolik untuk menekan piringan cakram.

Ada banyak penyebab yang bisa membuat selang rem bermasalah, seperti retak, bocor, hingga tertekuk, adalah beberapa contoh kemungkinan yang dapat terjadi. Jika pengendara tidak merawatnya dengan baik, akan berimbas kepada sistem pengereman yang tidak maksimal.

Kaki depan Yamaha R15 dan CBR 150. Rem cakram jadi perangkat standar pengerema kedua motor iniOtomania/Setyo Adi Kaki depan Yamaha R15 dan CBR 150. Rem cakram jadi perangkat standar pengerema kedua motor ini

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

4. Rajin Bersihkan Kaliper dan Cakram Rem

Kaliper dan cakram rem merupakan komponen yang jarang sekali rusak, asalkan pemakaiannya wajar. Namun, tetap saja perlu dirawat dan dicek kondisinya. Caranya, dengan rutin membersihkan dari debu, tanah, minyak, serta kotoran lain yang menempel pada komponen.

Jangan lupa cek juga proses pemasangannya dan pastikan komponen tersebut dalam kondisi rigid dan tidak kendor. Karena jika kondisinya goyang atau bergetar, maka komponen-komponen tersebut sangat rentan saling bergesekan dan menyebabkannya cepat aus sehingga perlu diganti.

5. Perhatikan Indikator ABS

Pada beberapa motor, terdapat lampu indikator ABS di bagian speedometer. Fungsi dari kehadirannya adalah untuk memberikan notifikasi kepada pengendara, terkait kondisi peranti ABS yang tertanam pada motor.

Jika lampu indikator tersebut menyala selama motor dikendarai, artinya telah terjadi malafungsi pada sistem pengereman ABS. Dalam kondisi ini, pemilik kendaraan sangat disarankan untuk segara membawa motor ke diler resmi terdekat guna dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.