Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/09/2021, 11:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Mengemudikan sebuah mobil, pengemudi harus menguasai berbagai komponen, salah satunya adalah setir. Setir merupakan komponen yang berfungsi untuk mengarahkan mobil ketika berjalan.

Pada kendaraan modern, pada setir biasanya dilengkapi dengan sistem keselamatan aktif, aribag alias kantung udara. Fungsi airbag, adalah mengembang dalam hitungan sepersekian detik, sehingga menjadi bantalan bagi tubuh pengemudi saat tabrakan dari depan.

Setir, seharusnya dipegang dengan kedua tangan. Untuk mengetahui posisi yang baik untuk memegang setir, analogikan setir sebagai jam. Posisikan tangan kiri di angka 9 dan tangan kanan di angka 3.

Seiring berjalannya waktu, pengemudi yang merasa sudah mahir malah menyepelekan posisi tangan yang benar untuk memegang setir. Padahal, posisi tangan yang salah saat memegang setir bisa memperparah cedera, jika alami kecelakaan.

Baca juga: PPKM Level 3, Ini Aturan Penutupan Jalan di Solo, Jawa Tengah

Ilustrasi memegang setir dengan kedua tanganIndriTraveller/Toyota Astra Ilustrasi memegang setir dengan kedua tangan

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, menempatkan tangan di setir dengan posisi 9-3 ini membuat respon pengemudi jadi lebih sigap, karena bahu yang bersandar sempurna di jok.

“Sedangkan jika menaruh tangan di posisi 10-2, bisa mengganggu kerja airbag ketika terjadi benturan,” ucap Sony kepada Kompas.com, Kamis (2/9/2021).

Baca juga: Daftar Harga Mobil Toyota Setelah PPnBM 25 Persen Berlaku

Sony mengatakan, pernah ada kejadian di Australia di mana pengemudi yang mengalami kecelakaan. Pada video dashcam, terlihat tangan pengemudi malah terluka parah karena posisinya yang salah sehingga terkena airbag yang mengembang.

Mobil dengan airbag itu di depan setir harus clear dari hambatan agar kerja airbag menjadi maksimal. Jika tangan ada di posisi 10-2, ketika airbag mengembang bisa-bisa tangan tadi akan menghantam muka pengemudi,” kata Sony.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.