Sudah Ganti Nama, Bus Sugeng Rahayu Masih Sering Kecelakaan

Kompas.com - 01/09/2021, 15:04 WIB
 LAKALANTAS--Bus Sugeng Rahayu menabrak sebuah sepeda motor dalam kecelakaan di  ruas jalan nasional di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (31/8/2021) siang.  KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI LAKALANTAS--Bus Sugeng Rahayu menabrak sebuah sepeda motor dalam kecelakaan di  ruas jalan nasional di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (31/8/2021) siang. 

JAKARTA, KOMPAS.comKecelakaan maut yang melibatkan bus Sugeng Rahayu kembali terjadi. Kecelakaan ini melibatkan tiga kendaraan, bus, truk, dan motor, terjadi di Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Korban meninggal dari kecelakaan ini adalah pengendara motor yang tergilas bus karena menghindari truk di depannya yang mengerem mendadak. Hal ini menambah catatan buruk bus Sugeng Rahayu yang terkenal sering mengalami kecelakaan.

Sugeng Rahayu sebenarnya nama pengganti dari PO Sumber Kencono. Melansir dari Wordpress PO Sumber Group, PO Sumber Kencono hadir sejak tahun 1981 oleh Setyaki Sasongko dengan melayani trayek Madiun, Surabaya, Solo, dan Yogyakarta.

Baca juga: Merasakan Kenyamanan Daihatsu Rocky, AC Dingin dan Suspensi Empuk

PO Sumber SelamatSUMBERGROUPBUS.com PO Sumber Selamat

Pada awal tahun 2000-an, Sumber Kencono sangat diminati dan terus berkembang. Bahkan tahun 2005, 2007 dan 2008, PO Sumber Kencono mendapatkan penghargaan dari Menteri Perhubungan sebagai salah satu perusahaan yang memberikan pelayanan terbaik selama penyelenggaraan angkutan lebaran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun pada periode 2009 sampai 2011, Sumber Kencono berada pada masa kelam. Tahun 2009 sampai 2010, tercatat ada 51 kejadian kecelakaan yang menelan korban sebanyak 129 orang, 36 di antaranya meninggal dunia.

Pada tahun 2011, Sumber Kencono bertabrakan dengan truk bak terbuka di Jalan Madiun-Surabaya. Dalam kecelakaan tersebut, 10 orang tewas, 9 dari penumpang truk dan satu orang kernet.

Baca juga: Mulai 1 September, Jasa Marga Operasikan Gerbang Tol Cileunyi Baru

Aparat Satlantas Polres Madiun melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan tunggal Bus Sumber Selamat tujuan Surabaya-Yogya yang terperosok hingga terlihat posisi nungging di Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (16/12/2019) sore.KOMPAS.COM/Dokumentasi Satlantas Polres Madiun Aparat Satlantas Polres Madiun melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan tunggal Bus Sumber Selamat tujuan Surabaya-Yogya yang terperosok hingga terlihat posisi nungging di Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (16/12/2019) sore.

Masyarakat pun menjuluki bus Sumber Kencono dengan Sumber Bencono, atau sumber bencana karena sering mengalami kecelakaan. Oleh karena itu, Setyaki menyiapkan nama baru pengganti Sumber Kencono, yakni menjadi Sumber Selamat dan Sugeng Rahayu. Pada tahun 2012, Sumber Kencono mulai dihilangkan.

Namun kecelakaan tetap saja terjadi, tidak terpengaruh dengan nama yang diganti. Diketahui kalau bus yang mengisi trayek Surabaya-Yogyakarta memiliki jadwal yang padat, selisih keberangkatan antar bus hanya 5 menit sampai 15 menit saja.

Selain itu, arus lalu lintasnya juga sudah mulai padat, sedangkan bus harus cepat sampai tujuan. Perilaku dari pengemudi juga turut memengaruhi kejadian kecelakaan, ditambah kurangnya jam istirahat sehingga sangat mudah kehilangan kewaspadaan di jalan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.