Tarif Ruas Tol Paspro Ikut Naik, Janji Ada Peningkatan Layanan

Kompas.com - 21/08/2021, 07:02 WIB
Gerbang Tol Probolinggo Timur merupakan salah satu gerbang tol yang terhubung dengan ruas Tol Trans Jawa. Dok. Humas Kementerian Pariwisata RIGerbang Tol Probolinggo Timur merupakan salah satu gerbang tol yang terhubung dengan ruas Tol Trans Jawa.

PASURUAN, KOMPAS.com - Penyesuaian tarif tol Trans Jawa per Kamis (19/8/2021) kemarin ternyata juga turut diberlakukan di ruas Pasuruan-Probolinggo (Paspro) Seksi I-III (IC Grati - IC Probolinggo Timur).

Penyesuaian berupa kenaikan tarif ini didasarkan pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 903/KPTS/M/2021 pada 26 Juli silam.

Selain itu, kenaikan tarif tol juga mengacu pada Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004. Lebih detail pada Pasal 48 Ayat 3 disebutkan bahwa evaluasi dan penyesuaian tarif tol untuk dilakukan setiap dua tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi.

Baca juga: Ini 5 Jenis Kendaraan yang Tidak Kena Pajak Progresif

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by PT Transjawa Paspro Jalan Tol (@pasprojalantol)

Agar selaras dengan kenaikan tarif tersebut, PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol (TJPJT) selaku pengelola ruas tol Pasuruan-Probolinggo menjanjikan peningkatan kualitas ruas jalan agar memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal tersebut dipastikan oleh Direktur Utama PT TJPJT Mulya Setiawan dalam keterangan resminya belum lama ini.

“Kami selalu melakukan pengelolaan dan pengecekan kondisi jalan tol secara berkala, di antaranya memastikan tidak ada endapan dalam drainase atau kerusakan jalanan, serta mengganti dan memperbaiki fasilitas jalan tol yang hilang atau rusak seperti pagar rumija dan reflektor,” kata Mulya.

Selain itu, ia turut menambahkan bahwa umumnya kerusakan jalan pada ruas tol disebabkan oleh seringnya kendaraan logistik over dimension over loading (ODOL) yang melintas.

Baca juga: Hindari Pajak Progresif, Begini Cara Blokir STNK pada Kendaraan yang Sudah Dijual

Ruas tol Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (26/5/2019).KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Ruas tol Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (26/5/2019).

Dengan beban muatan kendaraan yang berlebih, material jalan tol akan lebih cepat terkikis rusak dan berlubang.

“Dikarenakan banyaknya jumlah kendaraan ODOL yang melintas, ini meningkatkan daya rusak jalan tol, sehingga biaya pemeliharaan semakin mahal," kata Mulya menambahkan.

Mengenai tarif tol terbaru yang berlaku pada ruas Pasuruan-Probolinggo, berikut detailnya untuk kendaraan golongan I, yakni mobil jenis sedan, jip, pikap, dan bus.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.