Populasi SPKLU Akselerasi Penjualan Mobil Listrik di Eropa

Kompas.com - 21/07/2021, 09:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Saat ini Eropa menjadi salah satu kawasan dengan pertumbuhan penjualan mobil listrik paling pesat di dunia. Kondisi ini hanya bisa tercapai karena didukung pesatnya pembagunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar ke seluruh penjuru.

Menurut laporan Asosiasi Produen Mobil Eropa (ACEA) yang dikutip dari laman Ride Apart (20/7/2021), tiga negara Uni Eropa, yakni Belanda, Perancis, dan Jerman memiliki 70 persen dari jumlah SPKLU di Benua Biru.

Tercatat, Belanda memiliki 66.665 titik SPKLU, sementara Perancis 45.751 titik, dan Jerman sebanyak 44.538 titik.

Baca juga: Turun Mulai Rp 8 Jutaan, Ini Harga Daihatsu Rocky di Medan

Kia Niro EVwww.kia.ca Kia Niro EV

Akan tetapi, selain tiga negara itu, terlihat kesenjangan yang sangat jelas. Misalnya untuk negara dengan jumlah SPKLU terbanyak nomor empat, yaitu Italia hanya memiliki 13.073 titik. Adapun Swedia sekitar 10.370 titik.

Sedangkan untuk negara kecil Eropa seperti Malta, Sipurs, Bulgaria, Yunani, Rumania dan Lithuania, bahkan SPKLU-nya tidak sampai 500 titik.

ACEA memaparkan perbedaan jumlah SPKLU ini terkait erat dengan perbedaan kekuata ekonomi di antara anggota Uni Eropa.

Baca juga: Jeep Indonesia Tarik Grand Cherokee yang Terlibat Kecelakaan Fatal

Taiwan rajai industri mobil listrikDok. Pixabay.com Taiwan rajai industri mobil listrik

Berdasarkan perhitungan ACEA, Uni Eropa butuh sekitar 6 juta titik SPKLU untuk mengurangi setengah dari total emisi CO2 secara menyeluruh pada 2030.

Pada 2020, pertumbuhan penjualan kendaraan listrik di Eropa naik 89 persen. Namun dengan infrastruktur yang belum merata, diperkirakan adopsi kendaraan listrik bisa terhambat ke depannya.

Oleh sebab itu, jika ingin mempercepat penjualan kendaraan listrik, perlu ada investasi infrastruktur, khususnya bagi negara-negara kecil yang paling membutuhkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.