Begini Cara Rawat Wearpack yang Benar Menurut para Pebalap

Kompas.com - 17/07/2021, 11:02 WIB
Wearpack atau baju balap yang digantung. AHMWearpack atau baju balap yang digantung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, membuat ssemua ajang balap jadi terhenti cukup lama. Untuk mengisi waktu, jangan lupa untuk merawat baju balap atau wearpack.

Wearpack yang lama tidak dipakai, tapi tidak terurus, dapat berjamur atau rusak. Sebab, sebagian besar material wearpack terbuat dari kulit.

Baca juga: Bukti Pentingnya Pakai Baju Balap yang Berkualitas

Untuk itu, penting sekali merawat wearpack. Agar saat akan balapan, wearpack tetap nyaman digunakan.

Wearpack atau baju pebalap.AHM Wearpack atau baju pebalap.

Herjun Atna Firdaus, pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) 15 tahun asal Pati, Jawa Tengah, mengaku punya tiga jurus agar baju balapnya siap pakai setiap saat.

"Jemur setelah dipakai, simpan di tempat penyimpanan khusus yang tidak lembab agar tidak ada jamur. Saya juga selalu menyemprotnya dengan pewangi,” kata Herjun, dalam keterangan resminya.

Baca juga: Insiden Quartararo, Ini Solusi Alpinestars Cegah Baju Balap Melorot

Sementara Lucky Hendriansya, pebalap AHRT di Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas AP250, memilih untuk tidak mencuci baju balapnya. Dia hanya membersihkannya menggunakan lap basah.

Cara merawat wearpack ala pebalapFoto: AHM Cara merawat wearpack ala pebalap

”Tapi sebelumnya, saya semprot angin di bagian dalamnya. Setelah itu, kulitnya dibersihkan pakai leather lotion care. Kalau jeda lama seperti sekarang, saya simpan di ruangan yang tak kena matahari dan tak lembab,” ujar Lucky.

Menurut Rheza Danica Ahrens, pebalap turun di ARRC kelas Supersport 600, sangat penting untuk selalu mengeringkan bagian dalam wearpack yang terkena keringat. Caranya bisa berbagai macam, bisa dengan didiamkan, dijemur, atau bisa juga dengan memberi semprotan angin.

Jenis wearpack yang standar digunakan untuk balapan motor.KompasOtomotif/Alsadad Rudi Jenis wearpack yang standar digunakan untuk balapan motor.

”Setelah itu, kalau tidak dipakai lama seperti saat ini, saya beri pelembab agar kulit tetap lentur saat akan dipakai. Dalamnya setelah kering disemprot dengan pewangi dan anti bakteri,” kata Rheza.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.