Sepekan PPKM Darurat, Kendaraan Keluar-Masuk DKI Jakarta Menurun

Kompas.com - 14/07/2021, 16:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Implementasi atas pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat pada berbagai wilayah Jawa-Bali mampu menekan mobilitas warga, khususnya kendaraan bermotor roda empat.

Bahkan berdasarkan catatan PT Jasa Marga Tbk, aturan yang sudah berlaku sejak 3 Juli 2021 ini menurunkan jumlah kendaraan yang mau meninggalkan maupun masuk Jakarta melalui jalur tol tengah hingga 38 persen.

"Mobilitas masyarakat di masa PPKM Darurat ini cenderung menurun yang juga berdampak pada volume lalu lintas di ruas jalan tol Jasa Marga," kata Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru, Rabu (14/7/2021).

Baca juga: Update PPKM Darurat di Bogor, Kendaraan Selain Pelat F Akan Diputar Balik

Penyekatan tolDok. Jasa Marga Penyekatan tol

Lebih jauh, capaian terkait merupakan hasil akumulasi selama tujuh hari PPKM darurat berlangsung atau 3-9 Juli 2021 pada gerbang tol utama (GT), yakni Jakarta-Cikampek, Cikupa, Jagorawi, dan Jakarta-Merak.

Terlihat penurunan volume kendaraan yang melintas di ruas jalan tol Jasa Marga Group jika dibandingkan dengan lalu lintas harian rata-rata normal. Volume lalin yang meninggalkan Jakarta turun 37,91 persen.

Rinciannya, kendaraan yang menuju arah Timur melalui GT Cikampek Utama turun sebesar 35,41 persen dan GT Kalihurip Utama turun sebesar 43,51 persen.

Bagi kendaraan yang menuju arah Barat melalui GT Cikupa pun demikian, turun sebesar 30,45 persen. Sementara mobil yang menuju arah Selatan melalui GT Ciawi turun sebesar 46,16 persen.

Baca juga: Jadi Saksi Tabrak Lari di Jalan, Apa yang Harus Dilakukan

Adapun penurunan volume lalu lintas yang memasuki Jakarta sebesar 38,54 persen dengan rincian, dari arah Timur melalui GT Cikampek Utama turun sebesar 35,16 persen dan GT Kalihurip Utama turun sebesar 50,39 persen.

Dari arah Barat melalui GT Cikupa lalin turun sebesar 31,56 persen, dan dari arah Selatan melalui GT Ciawi turun sebesar 40,59 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.