PPKM Darurat, Polda Metro Jaya Berencana Tambah Pos Penyekatan

Kompas.com - 14/07/2021, 14:41 WIB
Penyekatan dan pembatasan mobilitas lalu lintas kendaraan di sejumlah titik lokasi jalan tol milik Jasa Marga Group Jasa Marga Penyekatan dan pembatasan mobilitas lalu lintas kendaraan di sejumlah titik lokasi jalan tol milik Jasa Marga Group
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berencana untuk menambah lagi jumlah pos penyekatan kendaraan bermotor pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Dijelaskan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, hal tersebut dilakukan guna menekan mobilitas agar pandemi Covid-19 bisa semakin dikendalikan.

Hanya saja saat ini rencana terkait masih dalam kajian. Diketahui, kini telah terdapat 75 pos penyekatan di sejumlah wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Baca juga: Jadi Saksi Tabrak Lari di Jalan, Apa yang Harus Dilakukan

Petugas gabungan lakukan penyekatan di Jalan Raya Jakarta - Bogor, perbatasan wilayah Tangerang Selatan - Jakarta, Selasa (13/7/2021).Dokumentasi Pribadi Petugas gabungan lakukan penyekatan di Jalan Raya Jakarta - Bogor, perbatasan wilayah Tangerang Selatan - Jakarta, Selasa (13/7/2021).

“Saat ini kita sedang mengkaji untuk kemungkinan menambah titik penyekatan lagi,” terang Sambodo, di Jakarta, Selasa (13/7/2021).

Ia mengimbau masyarakat agar patuh terhadap seluruh aturan PPKM Darurat, salah satunya tidak masuk ke wilayah DKI Jakarta lantaran angka penyebaran Covid-19 terus naik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kita akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi semua ketentuan PPKM Darurat,” tambahnya.

Baca juga: Akali PPKM Darurat, Pasangan Ini Pilih Menikah di Dalam Bus

Sekadar informasi, total jumlah pos penyekatan PPKM Darurat saat ini telah ada sebanyak 75 pos penyekatan yang tersebar di jalan tol dan batas kota DKI Jakarta.

Adapun pos penyekatan tersebut mulai diterapkan pada 3-20 Juli 2021. Semua masyarakat yang ingin melewati pos tersebut itu menunjukkan STRP, karena hanya pekerja pada sektor esensial dan kritikal yang boleh melintas.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.