PPKM Darurat, Lalu Lintas di DKI Jakarta Lebih Lengang

Kompas.com - 13/07/2021, 08:22 WIB
Ilustrasi lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek jelang Tahun Baru 2021 JASA MARGAIlustrasi lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek jelang Tahun Baru 2021

JAKARTA, KOMPAS.com - Volume lalu lintas di DKI Jakarta tercatat turun secara signifikan pada pekan pertama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat pada 3-11 Juli 2021. Artinya, kondisi lalu lintas Ibu Kota lebih terasa lengang.

Lebih jauh, berdasarkan data Dinas Perhubungan DKI Jakarta, tingkat penurunannya mencapai 61,76 persen dibandingkan saat PPKM skala mikro pada 5-13 Juni 2021 lalu.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo usai melakukan evaluasi PPKM darurat selama periode terkait, Senin (12/7/2021).

Baca juga: PPKM Darurat, Ini Lokasi Penyekatan di Tol Cikampek

Revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang Bundaran Senayan di Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (10/1/2019). Desain ketiga JPO itu akan berbeda dengan JPO lainnya. Ketiga JPO tersebut akan dipasangi kamera closed circuit television (CCTV), akan dipasangi lift serta dilengkapi tata pencahayaan warna-warni. Revitalisasi JPO ini ditargetkan selesai pada Januari 2019.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang Bundaran Senayan di Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (10/1/2019). Desain ketiga JPO itu akan berbeda dengan JPO lainnya. Ketiga JPO tersebut akan dipasangi kamera closed circuit television (CCTV), akan dipasangi lift serta dilengkapi tata pencahayaan warna-warni. Revitalisasi JPO ini ditargetkan selesai pada Januari 2019.

"Hasil evaluasi PPKM Darurat, volume lalu lintas kendaraan bermotor mengalami penurunan sebesar 61,76 persen," katanya.

Kemudian, menurut Syafrin, jumlah penumpang harian angkutan umum perkotaan pada PPKM Darurat juga menurun drastis. Menurut dia, selama PPKM Darurat, angkutan umum di Jakarta hanya mengangkut 515.137 penumpang per hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Angka tersebut turun sebesar 46,66 persen dibandingkan saat PPKM skala mikro yang mencatat 965.779 penumpang per hari.

Lalu jumlah penumpang harian angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) selama PPKM Darurat sebanyak 2.195 penumpang per hari, turun sebesar 59,12 persen dibandingkan PPKM Mikro 5.369 penumpang per hari.

Baca juga: PPKM Darurat Masih Sepekan Lagi, Jangan Lupa Rawat Rantai Motor

Suasana lalu lintas di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (17/5/2021). Pada hari pertama kerja usai libur Lebaran, lalu lintas Jakarta kembali padat.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Suasana lalu lintas di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (17/5/2021). Pada hari pertama kerja usai libur Lebaran, lalu lintas Jakarta kembali padat.

Dishub juga mencatat, jumlah kendaraan yang diputarbalikkan pada PPKM Mikro di 11 lokasi penyekatan ada sekitar 300 ribu kendaraan dengan rincian 87.349 kendaraan roda empat dan 231.430 lainnya kendaraan roda dua.

"Jumlah kendaraan yang diputarbalikkan pada pelaksanaan Pembatasan dan Pengendalian mobilitas masyarakat pada 11 titik perbatasan Jakarta selama PPKM Darurat adalah 318.779 kendaraan," kata Syafrin.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.