Rutin Bersihkan Sepeda Motor untuk Cegah Penularan Covid-19

Kompas.com - 02/07/2021, 17:12 WIB
Warga menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

SOLO, KOMPAS.com - Belakangan ini kasus penularan Covid-19 di Indonesia kian meningkat. Oleh karena itu Pemerintah meresmikan pemberlakuan PPKM Darurat yang akan dilaksanakan di seluruh wilayah Jawa dan Bali pada tanggal 3-17 Juli mendatang.

Dengan adanya PPKM Darurat, diharapkan aktivitas di luar rumah dapat diminimalisir. Meski begitu, ada beberapa aktivitas di sektor-sektor penting yang masih diperbolehkan untuk tetap berjalan.

Saat mengendarai sepeda motor untuk bekerja, pembersihan sepeda motor wajib dilakukan baik sebelum maupun seusai pemakaian. Hal ini bertujuan guna membasmi virus Covid-19 yang kemungkinan menempel pada bagian-bagian sepeda motor.

Baca juga: PPKM Darurat Jawa-Bali, Ini Aturan Perjalanan ke Luar Kota

Ilustrasi mencuci sepeda motorIstimewa Ilustrasi mencuci sepeda motor

Pentingnya pembersihan sepeda motor ini turut diungkapkan oleh dr. Arina Hidayati yang bertugas di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta beberapa waktu lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menegaskan pembersihan sepeda motor wajib dilakukan terutama pada bagian-bagian yang sering dipegang atau bersentuhan langsung dengan anggota badan.

“Sering-sering bersihkan motor, kalau perlu bagian motor yang sering kita pegang seperti jok, stang atau kemudi disemprot menggunakan disinfektan sebelum dikendarai,” kata Arina kepada Kompas.com beberapa waktu silam.

Ia menambahkan, pembersihan sepeda motor bisa menggunakan cairan disinfektran yang aman dan tidak menimbulkan efek buruk pada sepeda motor seperti karat.

Baca juga: Mitos di Indonesia, Tabrak Kucing Bakal Kena Sial

Ilustrasi membersihkan dengan disinfektan.SHUTTERSTOCK/MARIDAV Ilustrasi membersihkan dengan disinfektan.

Arina pun mengatakan bahwa seusai digunakan, sepeda motor juga wajib untuk dibersihkan kembali. Hal tersebut dilakukan secara rutin agar virus tidak menempel pada bagian-bagian sepeda motor.

Selain membersihkan kendaraan roda dua tersebut, ia juga menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan badan serta pakaian yang digunakan ketika berkendara.

“Sering-sering mencuci tangan setelah memegang benda-benda di sekitar. Setelah sampai rumah, jangan pegang benda apapun, jangan bersandar langsung ganti baju, cuci tangan, kaki dan muka kalau perlu mandi,” ujarnya.

Untuk pakaian yang dipakai saat berkendara, sangat disarankan untuk segera dicuci. Arina menegaskan untuk tidak gantung pakaian tersebut dengan tujuan digunakan kembali sebelum dicuci.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.